TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membahas upaya mediasi untuk memulihkan ketenangan regional yang akan berdampak positif bagi navigasi Laut Merah dan mengakhiri kerugian ekonomi semua pihak. Pembahasan itu disampaikan oleh kepresidenan Mesir pada Selasa, 1 April 2025.
Dilansir dari Arab News, Houthi, yang berpihak pada Iran, telah melakukan lebih dari 100 serangan terhadap pengiriman melalui kapal dagang sejak perang Israel dengan Hamas dimulai pada akhir tahun 2023. Kelompok militan Yaman itu mengatakan mereka bertindak sebagai bentuk solidaritas dengan warga Palestina di Gaza.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Serangan tersebut telah mengganggu perdagangan global dan memicu militer AS menggelontorkan biaya mahal untuk mencegat rudal Houthi.
Sebelumnya, Trump mengatakan pada Selasa, 1 April 202h bahwa dia telah membahas dengan El-Sisi tentang kemajuan yang dicapai terhadap Houthi, sebab Gedung Putih melanjutkan serangan militer terbesarnya terhadap kelompok Yaman di bawah pemerintahan Trump sejak 15 Maret.
Trump menyatakan serangan AS itu merupakan respons terhadap Houthi atas gangguan pengiriman dia Laut Merah. Trump juga memperingatkan Iran, pendukung utama Houthi, agar segera menghentikan dukungan untuk kelompok tersebut.
Dalam pesan yang secara keliru dibagikan dengan seorang jurnalis di majalah The Atlantic pada Maret lalu, salah satu pejabat AS mengungkap rencana perang terhadap Houthi.
Salah satu pejabat AS yang dikutip dalam obrolan yang disampaikan oleh The Atlantic mengatakan bahwa Trump menyetujui rencana Yaman tetapi "kami akan segera menjelaskan kepada Mesir dan Eropa apa yang kami harapkan sebagai balasannya".
Pernyataan Mesir tidak menyebutkan pesan atau serangan Washington terhadap Houthi.
Mesir telah terkena dampak serangan Houthi di wilayah Laut Merah sejak November 2023, yang memaksa kapal-kapal untuk menghindari Terusan Suez di dekatnya dan mengalihkan rute perdagangan di sekitar Afrika, sehingga meningkatkan biaya pengiriman.