KEPALA Sekolah SDN Kebayoran Lama Selatan 11 Pagi Arma Yeni membenarkan jika SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi menggunakan ruang kelas sekolahnya untuk kegiatan belajar mengajar sejak 2024. Saat itu, ruang kelas SDN Kebayoran Lama Selatan 09 roboh sehingga kegiatan sekolah pindah ke sekolahnya.
Ia mengatakan SD tersebut beroperasi pada pukul 13:00-17:00 WIB. "SDN Kebayoran Lama 11 mulai pada pukul 06:30-12:00 WIB. Kadang lebih setengah jam sampai 12:30 WIB," Kata Arma saat dijumpai di sekolahnya pada Jumat, 24 Juli 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Tempo menemukan jalan penghubung antara SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi dan SDN Kebayoran Lama 11 Pagi. Terlihat seorang guru bolak-balik melewati jalan tersebut.
Arma mengatakan hingga saat ini belum tahu kapan renovasi SDN 09 akan dimulai. Sedangkan pihak SDN Kebayoran Lama 09 masih menunggu rencana renovasi sekolah mereka.
Kepala Sekolah SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi Kenhayati Dwi Rahmini menyampaikan saat ini seluruh peserta didik dari kelas I-VI menumpang di gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 11. "Kami bekerja sama dengan SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Semua siswa terfasilitasi dengan baik," kata Kenhayati di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Kamis 23 Juli 2026.
Penyesuaian jam belajar tersebut telah diperhitungkan secara matang agar jam pembelajaran siswa tetap terpenuhi sesuai standar. "Untuk kegiatan ekstrakurikuler disiasati dengan mengambil waktu lebih awal di pagi hari," katanya.
Insiden kerusakan bangunan sekolah terjadi pada akhir 2024, bertepatan dengan momen libur pemilihan kepala daerah (pilkada). Informasi awal didapat dari penjaga sekolah, sehingga pihak sekolah segera memindahkan KBM dan memastikan tidak ada siswa yang terdampak langsung.
Ihwal penyebab pasti kerusakan bangunan maupun rencana penggabungan dan anggaran perbaikan gedung, Kenhayati menegaskan hal tersebut merupakan kewenangan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
"Kalau penyebabnya ada tim sendiri yang menganalisis secara teknis. Pihak sekolah hanya fokus kepada proses pembelajaran siswa saja agar tidak terhambat dan prestasinya tetap meningkat," ujarnya.















































