Perjalanan Deri Corfe di PSIM Berakhir, Merapat ke PSIS Musim Depan?

8 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - PSIM Yogyakarta dipastikan tidak akan diperkuat Deri Corfe pada Super League 2026/2027. Penyerang asal Inggris itu resmi berpisah dengan Laskar Mataram setelah kontraknya habis di pengujung musim.

Kepastian tersebut disampaikan General Manager (GM) PSIM, Steven Sunny Salvatore. Manajemen memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan pemain berusia 28 tahun tersebut.

"Corfe dari kami manajemen memang tidak perpanjang jasanya karena kontraknya juga sudah selesai," ujar Steven Sunny, Rabu (3/6/2026).

Kepergian Deri Corfe sekaligus mengakhiri kebersamaan bersama Laskar Mataram setelah semusim berkiprah di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Dirumorkan Merapat ke PSIS

Di sisi lain, belakangan nama Deri Corfe mulai dikaitkan dengan sejumlah klub. Satu di antaranya adalah PSIS Semarang yang kini sedang menggalang kekuatan untuk menghadapi Championship 2026/2027.

Kendati demikian, manajemen Laskar Mataram mengaku tidak mengetahui kelanjutan karier sang pemain. Steven Sunny enggan berkomentar lebih jauh terkait rumor tersebut.

"Tapi perihal ke PSIS, saya tidak bisa konfirmasi hal tersebut," kata Steven.

Jika bergabung dengan PSIS, Deri Corfe berpeluang bereuni dengan mantan rekan setimnya di PSIM, Rafinha. Striker asal Brasil tersebut lebih dulu merapat ke Laskar Mahesa Jenar pada bursa transfer paruh musim lalu.

Andalan PSIM Musim Lalu

Deri Corfe menjadi salah satu pemain yang cukup diandalkan pelatih Jean-Paul van Gastel sepanjang BRI Super League 2025/2026. Ia tampil dalam 30 laga dengan kontribusi tiga gol plus satu assist.

Striker kelahiran Chester, Inggris, tersebut dikenal memiliki fleksibilitas tinggi. Selain beroperasi sebagai penyerang tengah, Corfe juga beberapa kali dimainkan di sektor sayap kanan maupun kiri.

Gol terakhirnya bersama PSIM tercipta saat melawan Arema FC pada laga pekan penutup musim di Stadion Kanjuruhan, Jumat (22/5/2026). Namun, gol itu belum mampu menghindarkan timnya dari kekalahan 1-3.

Meski demikian, PSIM tetap memungkasi musim dengan catatan positif. Sebagai tim promosi, Laskar Mataram berhasil finis di posisi ke-11 seusai mencatat 11 kali menang, 12 imbang, dan 11 tumbang dari total 34 partai.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |