Pep Guardiola Redam Euforia Treble Manchester City

3 hours ago 1

MANAJER Manchester City Pep Guardiola menepis euforia soal kemungkinan meraih tiga gelar domestik musim ini meski timnya baru saja melangkah ke final Piala FA 2025-2026. Bagi Guardiola, realitas di lapangan jauh lebih kompleks daripada sekadar hitung-hitungan peluang. “Itu terlalu jauh, masih jauh,” ujarnya ketika ditanya mengenai kemungkinan tersebut, seperti dikutip dari ESPN.

Manchester City memastikan tiket final setelah menaklukkan Southampton dengan skor 2-1 pada semifinal di Wembley Stadium, Minggu dinihari, 26 April 2026. Kemenangan itu tidak diraih dengan mudah. Mereka bahkan sempat berada di ambang kekalahan sebelum membalikkan keadaan pada menit-menit akhir.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sejak awal laga, City kesulitan membongkar pertahanan rapat Southampton. Tekanan justru lebih dulu datang dari lawan. Southampton sempat mencetak gol melalui Leo Scienza, tetapi dianulir wasit karena posisi offside. Situasi itu menjadi peringatan awal bagi City bahwa pertandingan tidak akan berjalan mudah.

Memasuki babak kedua, kejutan datang. Pada menit ke-79, Finn Azaz sukses membobol gawang City dan membawa Southampton unggul 1-0. Gol itu membuat Wembley sejenak terdiam dan menempatkan City dalam tekanan besar.

Namun respons City menunjukkan mental juara yang telah mereka bangun dalam satu dekade terakhir. Hanya berselang beberapa menit, umpan Tijjani Reijnders mampu dikonversi menjadi gol oleh Jeremy Doku. Skor kembali imbang 1-1, sekaligus menghidupkan kembali momentum tim asuhan Guardiola.

Tekanan City terus berlanjut hingga akhirnya berbuah hasil pada menit ke-88. Nico Gonzalez mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan assist dari Doku. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengantar City ke final.

Pada partai puncak, City akan menghadapi Chelsea atau Leeds United di Wembley pada 16 Mei mendatang. Ini menjadi final FA Cup keempat secara beruntun bagi City. Meski demikian, Guardiola memilih untuk tidak larut dalam perayaan. 

Manchester City sudah mengamankan gelar Carabao Cup dan masih berada dalam persaingan perebutan gelar Premier League. Kombinasi itu membuka peluang treble domestik.

Pelatih asal Spanyol itu menyebut timnya kini memasuki fase penentuan yang ia ibaratkan sebagai musim baru. Dengan lima pertandingan liga dan satu final di depan, setiap laga memiliki bobot yang sama pentingnya. “Sebelum final, sebelum laga melawan Aston Villa [di pekan terakhir], mungkin saya akan bilang itu peluang. Sekarang masih sangat-sangat jauh.”

Ia bahkan secara khusus meminta para pemainnya untuk beristirahat total selama beberapa hari ke depan. “Saya bilang kepada mereka, jangan pikirkan sepak bola. Istirahat,” kata Guardiola. Baginya, pemulihan mental dan fisik menjadi kunci setelah melewati periode padat dengan emosi tinggi pada akhir musim.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |