PDIP Pastikan Tidak Ada Agenda Pergantian Sekjen saat Kongres

1 day ago 5

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP menyatakan tidak akan menunjuk pengganti Hasto Kristiyanto dari posisi sekretaris jenderal dalam Kongres PDIP 2025 yang akan digelar dalam waktu dekat.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Juru bicara PDIP, Guntur Romli, mengatakan Kongres ke-VI PDIP bukanlah agenda untuk mengganti atau menunjuk sekretaris jenderal partai, melainkan penetapan ketua umum. 

“Kongres hanya penetapan ketua umum. Selanjutnya ketua umum menentukan struktur pengurus dewan pimpinan pusat atau DPP,” kata Guntur Romli kepada Tempo pada Rabu, 2 April 2025.

Guntur mengatakan DPP belum menetapkan tanggal Kongres VI. Penetapan jadwal kongres dilakukan dalam rapat pleno DPP. Sementara hingga kini belum ada agenda rapat pleno dalam waktu dekat.

Posisi sekjen definitif PDIP kosong setelah Hasto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus Harun Masiku. Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun mengatakan bahwa sesuai arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, DPP PDIP tidak akan menunjuk kader untuk menjadi pelaksana tugas (Plt) sekretaris jenderal.  

"Komando dikendalikan langsung oleh Ketua Umum," kata Komarudin dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Februari 2025. 

Kendati demikian, muncul empat nama kader PDIP yang digadang kuat menggantikan posisi Hasto. Mereka adalah Utut Adianto, Said Abdullah, Ahmad Basarah, dan Andi Widjajanto. 

PDIP berencana menggelar kongres yang akan menjadi momen perombakan struktur DPP. Meski belum membeberkan tanggal pastinya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyampaikan agenda yang dilaksanakan setiap lima tahun tersebut akan digelar seusai Ramadan 1446 Hijriah atau setelah Lebaran 2025.

"Sekarang kan masih dalam masa puasa, bulan puasa, jadi kami selesaikan dulu ibadah puasa dan lebaran. Kemudian setelah itu baru kami akan melaksanakan rapat untuk memutuskan kapan dilaksanakan kongres yang akan datang," kata Puan Maharani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 11 Maret 2025.

Adapun terkait wacana perubahan struktur pengurus pada kongres yang akan datang, Puan mengatakan bahwa semua keputusan dikembalikan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai pihak yang memiliki hak prerogratif. “Jadi kenapa belum, kenapa sudah, kenapa akan, kenapa ditambah dan lain sebagainya," ucap Puan.

Sebagai agenda lima tahunan, Kongres PDIP yang keenam semestinya digelar pada 2024 setelah Kongres V digelar pada 2019 lalu. Namun, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Ahmad Basarah, menyampaikan kongres ditunda karena 2024 cukup padat dengan beragam agenda nasional.

"Karena kebetulan jadwal kongres dilaksanakan pada tahun 2019, tetapi karena agenda-agenda nasional lainnya termasuk pelaksanaan Pilpres dan Pileg kemarin, dan November nanti kita akan melaksanakan Pilkada serentak," tutur Basarah di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Jumat 24 Mei 2024 lalu.

Hanin Marwah dan M. Rizki Yusrial berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |