Merayakan Seabad Rahmi Hatta Lewat Pertunjukan Fashion Performance Art Rumah

4 hours ago 1
Merayakan Seabad Rahmi Hatta Lewat Pertunjukan Fashion Performance Art Rumah Ilustrasi(MI/RIFALDI PUTRA)

Perayaan 100 tahun usia Siti Rahmiati Hatta, istri dari proklamator kemerdekaan sekaligus Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta, dimeriahkan dengan pertunjukan Fashion Performance Art bertajuk ‘Rumah’. Acara ini digelar di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, pada Sabtu (5/9).

Kegiatan tersebut memadukan elemen teater, fashion, musik, dan tari dalam satu panggung. Pertunjukan ini dirancang untuk menggambarkan perjalanan hidup Rahmi Hatta sejak masa muda, perannya sebagai pendamping setia Mohammad Hatta, hingga menjadi sosok perempuan berpengaruh bagi keluarga dan masyarakat.

“Ini merupakan salah satu rangkaian acara dari perayaan satu abad Ibu Rahmi Hatta yang sudah kami mulai sejak Februari 2026 dan ini merupakan acara puncak. Pertunjukan malam ini disutradarai oleh dramawan dan pegiat teater senior Wawan Sofwan,” ujar Ketua Pelaksana Fashion Performance Art ‘Rumah’, Fajrin Saadi, di Jakarta, Sabtu (5/9).

Pertunjukan ini mengangkat perspektif "rumah" bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang tempat nilai, kasih sayang, karakter, dan keteladanan tumbuh serta diwariskan. Rumah menjadi simbol tempat belajar tentang kehidupan, membangun keluarga, dan menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi berikutnya.

Narasi perjalanan hidup Rahmi Hatta dibawakan secara apik melalui monolog oleh Maudy Koesnaedi dan pembacaan puisi oleh Prilly Latuconsina. Penampilan mereka dikolaborasikan dengan musisi lintas generasi seperti Iwan Fals, Isyana Sarasvati, Vicky Mono, Aqi Singgih, dan Audrey. Kemeriahan semakin lengkap dengan fashion show yang menampilkan deretan wastra nusantara.

Mengenang Sosok Rahmi Hatta

Putri Mohammad Hatta dan Rahmi Hatta, Meutia Farida Hatta, mengenang sang ibunda sebagai sosok yang memiliki semangat belajar tinggi. Menurut Meutia, Rahmi Hatta sangat gemar membaca buku, baik terbitan dalam negeri maupun luar negeri, sebagai upaya mendidik diri sendiri.

“Beliau itu suka membaca, Ibu itu mengoleksi buku-buku untuk mendidik dirinya sendiri dengan memahami apa yang ada di buku. Beliau gemar memperdalam ilmu,” kenang Meutia.

Selain intelektualitasnya, Rahmi Hatta dikenal sebagai pencinta wastra Indonesia. Meutia menceritakan bahwa setiap kali mendampingi Bung Hatta berdinas ke berbagai daerah, sang ibu selalu menyempatkan diri membeli kain tradisional setempat.

”Beliau sangat bangga dan ke mana-mana mengenakan kain tradisional. Itu menunjukkan Ibu Hatta adalah orang yang tidak terpaku pada satu budaya saja, tetapi mencintai Indonesia dengan segala keutamaannya,” jelasnya.

Meutia juga menyoroti kepedulian sosial sang ibu. Salah satu cerita yang berkesan adalah saat Rahmi Hatta membelikan televisi untuk seorang guru lulusan IKIP yang akan bertugas di desa terpencil. Tujuannya agar sang guru tetap mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan dunia sehingga bisa mengajarkannya kepada murid-murid.

Harapan untuk Perempuan Indonesia

Peringatan satu abad ini ditutup dengan pesan kuat dari Meutia Hatta bagi kaum perempuan di tanah air. Ia berharap semangat dan integritas Rahmi Hatta dapat menjadi inspirasi bagi perempuan masa kini untuk lebih percaya diri.

"Perempuan Indonesia itu pintar-pintar dan harus punya rasa percaya diri yang tinggi. Saya berharap semangat Ibu Rahmi di masa lalu terus dikembangkan untuk pemberdayaan perempuan yang lebih maju lagi," tutup mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan tersebut.

Perayaan ini menjadi pengingat bahwa warisan karakter dan cinta budaya merupakan pondasi abadi bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |