Mengapa BNN Mengusulkan Pelarangan Total Vape

16 hours ago 2

Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengusulkan pelarangan total peredaran rokok elektrik atau vape. Musababnya, barang tersebut seringkali disalahgunakan sebagai medium untuk mengkonsumsi narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya atau narkoba.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Inspektur Jenderal Aswin Sipayung mengatakan, pihaknya telah menyampaikan usulan itu ke Dewan Perwakilan Rakyat melalui Komisi III dan Komisi VI. "Yang akan dibahas di tingkat kementerian terkait," kata Aswin saat ditemui di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido Bogor pada Kamis, 23 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Aswin menjelaskan, peredaran narkoba kini sudah banyak beralih dari bentuk padat menjadi cair. Salah satu narkoba cair yang banyak beredar belakangan adalah zat etomidate yang sering ditemukan di rokok elektrik. 

Menurut Aswin, hasil temuan itu yang menjadi dasar BNN merekomendasikan pelarangan total terhadap rokok elektrik. "Saat ini vape digunakan sebagai medium utama untuk dimasuki narkoba cair (etomidate)," kata Aswin 

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menyatakan pemerintah menyambut baik usulan itu. "Saya perintahkan untuk tidak ragu menerapkan pelarangan total vape," kata Djamari, di Bogor pada Kamis, 23 Juni 2026.

Djamari menilai, vape belakangan makin sering disalahgunakan sebagai medium mengonsumsi narkoba. Bahkan, kata Djamari, sekitar 39,5 persen pengguna vape pernah memakai cairan mengandung narkoba lewat rokok elektrik itu. 

Menurut Djamari, penyalahgunaan vape untuk konsumsi narkoba sudah mengkhawatirkan. "Sehingga perlu langkah antisipatif melalui penguatan regulasi, peningkatan pengawasan, dan kajian kebijakan," ucap Djamari. 

Sebelumnya, Kepala Pusat Laboratorium Narkotika BNN, Supianto, mengungkapkan ada sekitar 23,97 persen dari total 438 sampel vape yang diuji pihaknya terbukti positif narkoba. “Kami memberikan rekomendasi agar vape pada akhirnya dilakukan pelarangan,” ujarnya, Rabu, 18 Februari 2026.

Jihan Ristiyanti ikut berkontribusi dalam penulisan artikel ini. 
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |