Marine Le Pen Bersalah Kasus Penggelapan Dana, Terancam Gagal Nyapres

6 days ago 7

8000 hoki Data Agen website Slots Gacor Indonesia Terbaru Pasti Lancar Jackpot Setiap Hari

hokikilat Agen server Slot Gacor Philippines Terpercaya Pasti Jackpot Non Stop

1000 hoki Data ID web Slots Maxwin Terpercaya Sering Lancar Scatter Non Stop

5000 Hoki Online Data Situs situs Slot Gacor Malaysia Terkini Pasti Lancar Scatter Full Non Stop

7000 Hoki Online Agen website Slot Gacor Thailand Terbaik Gampang Jackpot Online

9000hoki Platform web Slots Maxwin Japan Terbaik Gampang Lancar Menang Full Non Stop

Data ID game Slots Maxwin server China Terkini Gampang Lancar Jackpot Online

Idagent138 login Id Slot Game

Luckygaming138 login Akun Slot Anti Rungkat Online

Adugaming Daftar Slot Game Terbaik

kiss69 Daftar Id Slot Maxwin Online

Agent188 Daftar Id Slot Maxwin Terbaik

Moto128 Daftar Akun Slot Terbaik

Betplay138 Id Slot Gacor

Letsbet77 Id Slot Anti Rungkad Terpercaya

Portbet88 login Slot Game

Jfgaming Slot Gacor Terpercaya

Mg138 Slot Anti Rungkad Terpercaya

Adagaming168 login Slot

Kingbet189 Daftar Akun Slot Gacor

Summer138 login Id Slot Terbaik

Evorabid77 login Akun Slot Game Terbaik

CNN Indonesia

Senin, 31 Mar 2025 17:36 WIB

Pengadilan Paris menyatakan tokoh sayap kanan Prancis, Marine Le Pen, bersalah atas kasus penggelapan dana dan terancam gagal mencalonkan diri di Pilpres 2027. Pengadilan Paris menyatakan tokoh sayap kanan Prancis, Marine Le Pen, bersalah atas kasus penggelapan dana dan terancam gagal mencalonkan diri di Pilpres 2027. (AFP/Martin Bureau)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengadilan Paris menyatakan tokoh sayap kanan Prancis, Marine Le Pen, bersalah atas kasus penggelapan dana. Marine Le Pen juga terancam gagal mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden 2027.

Putusan tersebut diumumkan Senin (1/4) sekitar pukul 11.00 waktu setempat atau 05.00 waktu Timur AS. Namun, pengadilan belum mengumumkan hukumannya, yang diperkirakan akan disampaikan dalam waktu satu jam setelah putusan.

Sebelumnya, jaksa Paris menuntut hukuman penjara lima tahun-termasuk dua tahun masa percobaan-denda sebesar €300.000, serta larangan mencalonkan diri dalam jabatan publik selama lima tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Le Pen, partainya National Rally (RN), dan lebih dari 20 anggota partai lainnya didakwa menggunakan dana Parlemen Eropa untuk membayar staf yang sebenarnya bekerja untuk RN di Prancis.

Setelah persidangan pada November lalu, Menteri Kehakiman Prancis, Gerald Darmanin, menulis di media sosial X bahwa akan menjadi hal yang sangat mengejutkan jika Le Pen benar-benar dilarang mengikuti pemilu mendatang.

Dengan tiga kali gagal dalam upayanya menjadi presiden, hukuman ini bisa mengancam ambisi politik Le Pen di 2027. Survei menunjukkan bahwa ia berpeluang menggantikan Emmanuel Macron, yang tidak dapat mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga secara berturut-turut.

Di bawah kepemimpinannya, RN telah berusaha menjauhkan diri dari citra rasis dan antisemit yang melekat pada partai tersebut, demi menjadikannya lebih dapat diterima oleh publik serta memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pemilu.

(isn/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |