Marak Main Hakim Sendiri, Amnesty Minta Perhatian Pemerintah

6 hours ago 2

TINDAKAN main hakim sendiri atau vigilantisme belakangan ini terjadi di Tabanan, Bali dan Morowali, Sulawesi Tengah yang menyebabkan adanya korban meninggal. Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, meminta pemerintah agar menaruh perhatian pada fenomena tersebut.

“Meningkatnya aksi vigilantisme atau main hakim sendiri di tengah masyarakat belakangan ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah, terutama penegak hukum,” kata Usman dalam keterangan tertulis pada Selasa, 28 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Usman, peristiwa di Tabanan dan Morowali menandakan rapuhnya penghormatan terhadap hak hidup dan asas praduga tak bersalah. Selain itu, kata dia, tindakan vigilantisme juga mengabaikan proses hukum yang adil.

Usman lantas mendesak adanya pertanggungjawaban semua pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Termasuk jika ada unsur kelalaian dari aparat penegak hukum untuk mencegah vigilantisme.

“Pihak berwenang termasuk aparat kepolisian tidak boleh memberikan ruang toleransi sedikit pun terhadap aksi vigilantisme. Para pelaku pengeroyokan yang telah menghilangkan nyawa di Tabanan dan Morowali harus segera diproses secara hukum,” ujarnya.

Adapun tindakan main hakim sendiri di Tabanan bermula ketika warga setempat menangkap laki-laki berinisial KD, yang diduga mencuri dua ekor ayam, pada Ahad, 26 Juli 2026. Warga kemudian mengeroyok KD hingga mengalami luka berat dan meninggal di tempat sebelum diserahkan kepada polisi. Setelah itu, warga pun membakar sepeda motor milik KD.

Sejauh ini, penyidik Kepolisian Resor Tabanan telah memeriksa 18 orang saksi dan menetapkan lima orang sebagai tersangka dugaan pengeroyokan.

Sementara itu, di Morowali, laki-laki berinisial WS juga tewas diamuk massa pada Sabtu malam, 25 Juli 2026. Ia diduga hendak mencuri sepeda motor di suatu pusat perbelanjaan. Polisi setempat sempat gagal mengevakuasi WS karena massa telah memadati lokasi tersebut.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |