Main Game-Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Disanksi Gerindra

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Majelis Kehormatan Partai Gerindra memberikan sanksi teguran berat dan terakhir terhadap anggota Komisi D DPRD Achmad Syahri Assidiqi.

Sanksi tersebut diberikan Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra dalam sidang yang digelar pada Jumat (15/5), buntut aksi Achmad yang bermain game sembari merokok saat Rapat Dengar Pendapat (RDP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memberikan hukuman teguran keras dan terakhir kepada saudara Ahmad Syahri As-Siddiq, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Jember," ujar pimpinan sidang Fikrah Auliurrahman saat membacakan amar putusan.

Fikrah mengatakan Ahmad juga akan langsung diberikan sanksi pemecatan sebagai anggota DPRD Jember apabila kembali melakukan pelanggaran.

Dalam pertimbangannya, Yunico S selaku anggota Majelis Kehormatan menyebut Achmad terbukti melanggar Pasal 16 ayat 2 Anggaran Dasar partai terkait aturan menjunjung tinggi nama dan kehormatan Partai Gerindra.

Selain itu, Achmad juga dinilai melanggar Pasal 16 ayat 3 Anggaran, perihal memegang teguh anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta peraturan-peraturan Partai Gerindra yang berlaku.

Selanjutnya, Achmad juga melanggar Pasal 67 ayat 5 terkait sumpah kader untuk tunduk dan patuh kepada ideologi dan disiplin partai serta menjaga kehormatan, martabat, dan kekompakan partai.

Terakhir, Majelis Kehormatan menilai Achmad melanggar Pasal 68 terkait Jati Diri Kader Partai, bahwa dalam hidup dan perilaku kami sehari-hari kami akan selalu bertindak dengan sopan, disiplin, dan rendah hati.

Syahri Assidiqi sebelumnya tertangkap kamera sedang asyik menggerakkan jari di layar ponsel layaknya bermain game sambil merokok saat rapat Komisi D membahas layanan kesehatan pada Senin (11/5).

Ia mengaku khilaf dan siap disanksi atas ulahnya yang bermain game sembari merokok saat Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Dalam pernyataan resminya, Achmad mengakui perilakunya tersebut merupakan sebuah kekhilafan dan pelanggaran. Ia juga siap menerima sanksi dari Partai Gerindra maupun DPRD Jember.

"Saya sadar dengan apa yang saya lakukan, saya khilaf, semoga ini jadi pembelajaran dalam hidup saya. Saya siap disanksi oleh partai dan juga oleh DPRD Kabupaten [Jember]," kata Achmad dalam video pernyataan resminya, Kamis (14/5).

(tfq/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |