Liga Arab Nilai Israel Ingin Ganggu Stabilitas Lebanon dan Suriah

20 hours ago 2

TEMPO.CO, Jakarta -Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit menuduh Israel mencoba mengacaukan Suriah dan Lebanon melalui provokasi militer. Dia juga menuding bahwa Israel sedang melakukan pengabaian terhadap norma-norma hukum internasional.

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu 5 April 2025, Aboul Gheit mengatakan bahwa kelambanan global telah semakin membuat Israel berani.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Perang yang dilancarkan oleh Israel di wilayah Palestina, Lebanon, dan Suriah telah memasuki fase baru kecerobohan total, dengan sengaja melanggar perjanjian yang telah ditandatangani, menginvasi negara-negara dan membunuh lebih banyak warga sipil," kata Gheit dalam pernyataan yang disiarkan oleh Saudi Press Agency, dikutip dari Arab News

Gheit mengatakan bahwa pembunuhan kembali ditargetkan oleh Israel di Lebanon merupakan pelanggaran yang tidak dapat diterima dan terkutuk terhadap perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani dengan Lebanon akhir tahun lalu. 

Menurut Gheit, tindakan Israel didorong oleh agenda domestik yang sempit dengan mengorbankan nyawa warga sipil dan perdamaian regional. 

“Tampaknya mesin perang Israel tidak mau berhenti selama para pemimpin pendudukan bersikeras menghadapi krisis internal mereka dengan mengekspornya ke luar negeri, dan situasi ini telah menjadi jelas bagi semua orang,” ujarnya.

Menurut hitungan Kementerian Kesehatan Gaza pekan lalu, lebih dari 50.600 warga Palestina tewas dan lebih dari 113.200 orang terluka dalam serangan Israel di wilayah Palestina sebagai balasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan.

Di Lebanon, pemantau perang mengatakan bahwa sedikitnya 3.961 orang tewas dan 16.520 orang terluka dalam perang Israel dengan gerakan Hizbullah dari 8 Oktober 2023 hingga 26 November 2024.

Selain itu, Pemerintah baru Suriah menuduh Israel pada 3 April melancarkan kampanye destabilisasi yang mematikan setelah gelombang serangan terhadap target militer, termasuk bandara, dan serangan darat yang menewaskan 13 orang di provinsi selatan Daraa.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |