Jakarta, CNN Indonesia --
Ledakan dahsyat mengguncang sebuah pabrik kembang api di China, hingga menewaskan 21 orang dan menyebabkan 61 orang lainnya mengalami luka-luka.
Dilansir AFP, ledakan tersebut terjadi pada Senin (4/5) sekitar pukul 16.43 waktu setempat, di Perusahaan Manufaktur dan Kembang Api Liuyang Huasheng di Liuyang, Provinsi Hunan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video yang beredar di media sosial terlihat ledakan terus-menerus disertai dengan kepulan asap tebal membubung tinggi ke udara dari lokasi pabrik yang berada di daerah pedesaan tersebut.
Sementara itu rekaman drone yang diambil sehari kemudian menunjukkan puing-puing pabrik yang masih berasap di tempat bangunan berdiri. Asap juga masih terus membubung dari beberapa bangunan lainnya.
Pemerintah pusat telah mengirimkan ahli untuk memandu upaya penyelamatan. Sementara pihak berwenang juga menetapkan zona kendali sejauh 3 kilometer di sekitar lokasi. Polisi juga telah menahan pihak manajemen perusahaan, sementara penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan masih berlangsung.
Presiden China Xi Jinping telah menyerukan upaya besar-besaran untuk merawat korban luka dan mencari korban yang masih hilang.
Liuyang merupakan lokasi bagi pabrik pusat kembang api utama yang memproduksi sekitar 60 persen kembang api yang dijual di China dan 70 persen yang diekspor.
(dna)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
1































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502638/original/046269700_1770993794-vickery.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520067/original/091584500_1772605601-Tak-Hanya-Sepak-Bola--Omid-Popalzay-Kini-Jatuh-Cinta-pada-Ramadan-di-Aceh-1772525217.jpg)


