King's Day 2026 Tandai 25 Tahun Kerja Sama Air RI-Belanda

1 day ago 7

PERAYAAN King’s Day (Koningsdag) di Jakarta tahun ini menempatkan isu air sebagai inti diplomasi kedua negara. Momentum ini sekaligus menandai 25 tahun kerja sama bilateral di sektor air antara Indonesia dan Belanda, yang menjadi sorotan utama dalam hubungan kedua negara.

Pantauan Tempo, sejak pukul 16.00 WIB halaman kedutaan mulai dipadati tamu dan undangan. Sejumlah stan makanan khas Belanda tersaji, mulai dari stroopwafel, aneka keju, bitterballen, hingga kibbeling.

Dekorasi serba oranye mendominasi ruang acara, merujuk pada identitas House of Orange-Nassau. Panggung hiburan turut menampilkan musik dengan nuansa krontjong toegoe dan stambul, menghadirkan suasana yang meriah khas akulturasi kedua negara.

Kemitraan RI-Belanda di Bidang Air

Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menegaskan bahwa perayaan tahun ini tidak hanya memperingati ulang tahun Raja Willem-Alexander, tetapi juga capaian kerja sama strategis antara Indonesia dan Belanda yang telah berlangsung selama 25 tahun.

“Bagi kedua negara kita, air lebih dari sekadar sumber daya. Air adalah kekuatan yang membentuk geografi, ekonomi, masa lalu, dan masa depan kita,” ujar Marc dalam acara pembukaan.

Ia menyoroti kesamaan tantangan geografis kedua negara. Belanda, dengan hampir 30 persen wilayahnya berada di bawah permukaan laut dengan titik terendah lebih dari enam meter di bawahnya, dan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, menjadikan air sebagai elemen fundamental dalam pembangunan.

Kerja sama air juga tercermin dalam respons terhadap bencana. Marc menyebut bantuan darurat sebesar €3 miliar yang diberikan Belanda melalui Dutch Relief Alliance setelah banjir di Aceh dan Sumatera Utara pada akhir tahun lalu.

“Melalui Dutch Relief Alliance, yang telah bekerja di wilayah tersebut bersama organisasi lokal, kami dapat dengan cepat menjangkau masyarakat terdampak dan memberikan bantuan pascabencana,” kata dia.

Marc kemudian menegaskan bahwa King’s Day bagi Belanda adalah perayaan persahabatan yang berkembang menjadi kemitraan setara dan berorientasi masa depan di berbagai bidang.

“Anda dapat mengandalkan kami sebagai mitra yang stabil dan dapat diprediksi, dan kami berdiri bersama Indonesia dalam menjalankan perannya untuk menjadikan dunia tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Air dalam Agenda Nasional Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menekankan posisi strategis air dalam agenda nasional Indonesia.

Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto menempatkan ketahanan pangan, energi, dan air sebagai prioritas utama. “Ini adalah pernyataan niat. Sebuah pernyataan tentang seperti apa bangsa Indonesia yang ingin dibangun, mandiri, tangguh, dan siap menghadapi tantangan abad ini,” kata dia.

AHY menegaskan bahwa air bukan sekadar pelengkap dalam visi tersebut. “Baik Indonesia maupun Belanda adalah negara maritim. Kita diikat oleh laut, dibentuk oleh sungai, dan diuji oleh banjir. Kita menghadapi kenaikan permukaan air dan perubahan iklim. Namun, kita juga melihat potensi besar air sebagai sumber energi, konektivitas, dan ketahanan,” ujarnya menambahkan.

Pilihan Editor: Wajah Kartini yang Tersimpan di Arsip Belanda

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |