Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Angkatan Laut AS untuk menembak dan membinasakan setiap kapal Iran yang menebar ranjau di Selat Hormuz.
Trump kembali memperlihatkan kejengkelannya terhadap Iran yang masih menutup Selat Hormuz dan ogah negosiasi lanjutan dengan AS di Pakistan, dikutip Al Jazeera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tembak dan hancurkan kapal apa pun, meskipun kapal kecil (Semua kapal angkatan laut mereka, 159 di antaranya, berada di dasar laut!), yang memasang ranjau di perairan Selat Hormuz" dalam unggahan di media sosial miliknya, Truth Social.
"Tidak boleh ada keraguan. Selain itu, kapal penyapu ranjau kita sedang membersihkan Selat saat ini. Dengan ini saya memerintahkan aktivitas tersebut untuk dilanjutkan, tetapi dengan tiga kali lipat!" tulisnya.
Pernyataan Trump tersebut disampaikan beberapa jam setelah memecat Menteri Angkatan Laut John Phelan pekan ini, gara-gara dinilai lamban selama perang AS-Israel dengan Iran.
Pentagon mengumumkan pemecatan Phelan dalam sebuah pernyataan singkat, mengatakan bahwa ia meninggalkan pemerintahan "berlaku segera". Namun Pentagon tak memberi alasan soal pemecatan Phelan.
Menurut beberapa sumber yang mengetahui hal ini mengatakan Phelan dipecat gara-gara dianggap terlalu lambat dalam menerapkan reformasi untuk mempercepat pembangunan kapal. Selain itu dia juga diduga berselisih dengan pimpinan utama Pentagon.
Seorang sumber menyebut Phelan punya hubungan buruk dengan Hegseth, wakil Hegseth yakni Steve Feinberg, dan pejabat sipil nomor dua di Angkatan Laut AS Hung Cao.
(bac)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
3











































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4908650/original/070505300_1722696593-20240803BL_Perebutan_Peringkat_Ketiga_Piala_Presiden_2024_3.JPG)




