Jembatan Suramadu Ditutup Sementara untuk Uji Beban

9 hours ago 3

Surabaya, CNN Indonesia --

Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dan Madura mengalami penutupan sementara secara berkala hari ini, Rabu (15/4). Langkah ini diambil untuk melakukan pengujian beban dinamis pada bentang tengah jembatan demi menjamin keamanan infrastruktur.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Preservasi Jalan Bebas Hambatan Suramadu, Suparyanto mengatakan, proses pengujian dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Pihaknya menerapkan skema buka-tutup singkat untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang masif.

"Tiap-tiap sesi penutupan hanya berlangsung kurang lebih 2 hingga 3 menit. Kami melakukan penutupan sebanyak empat kali sesi, dengan jeda antar-penutupan berkisar 10 sampai 15 menit," kata Suparyanto, Rabu (15/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suparyanto menambahkan jeda waktu tersebut sengaja diberikan agar arus kendaraan yang melintas dapat kembali mencair sebelum pengujian tahap berikutnya dilakukan.

"Usai sesi dua menit penutupan berlangsung, jembatan langsung dibuka kembali untuk menormalisasi arus lalu-lintas," imbuhnya.

Kanit PJR VIII Suramadu Polda Jawa Timur, AKP Darwoyo, memastikan personel kepolisian telah disiagakan di kedua sisi gerbang jembatan, baik dari arah Surabaya maupun Bangkalan.

Ia menekankan pelaksanaan pengujian beban ini sangat bergantung pada kondisi riil kepadatan kendaraan di lapangan.

"Skema ini dinamis. Jika kami melihat arus kendaraan sudah kembali lancar, maka pengujian tahap berikutnya baru dilaksanakan. Kami memastikan kondisi lalu lintas tetap terkendali di setiap interval," kata Darwoyo.

Sejauh ini, pihak kepolisian melaporkan situasi lalu lintas Suramadu masih dalam kondisi yang aman terkendali.

Menurut Darwoyo, volume kendaraan yang melintas cenderung sepi sehingga mempermudah petugas dalam mengurai antrean saat proses pengujian berlangsung.

"Volume kendaraan relatif landai, sehingga hanya butuh waktu sekitar dua menit setelah pembukaan untuk membuat arus kembali normal sepenuhnya," katanya.

(frd/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |