Hari Kebaya Nasional, Syarat Berkebaya Funky ala Desainer Lenny Agustin

4 hours ago 4

CANTIKA.COMJakarta - Merayakan Hari Kebaya Nasional kali ini, Cantika berbincang dengan menurut desainer kebaya sekaligus sejarawan mode Lenny Agustin perihal kebaya kekinian. Ya, popularitas kebaya modern membuat tak sedikit desainer bereksperimen dengan siluet, warna, hingga detail dekoratif. Mulai dari kebaya crop top, tambahan aksen sporty, hingga permainan material yang lebih kekinian.

Namun, menurut Lenny Agustin modernisasi kebaya tetap memiliki batas agar tidak menghilangkan identitas busana tradisional tersebut. Lenny menjelaskan bahwa modifikasi kebaya sebaiknya tidak mengubah keseluruhan karakter aslinya. Ia menyarankan perubahan dilakukan secukupnya, sekitar 30 persen, sementara elemen utama kebaya tetap dipertahankan.

"Kalau dimodifikasi, jangan sampai bentuk aslinya hilang. Perubahannya cukup sekitar 30 persen saja agar orang masih bisa mengenali bahwa itu kebaya," ujarnya Ketua Indonesian Fashion Chamber ini kepada Cantika, Senin, 13 Juli 2026 di Jakarta. 

Menurut Lenny, perubahan bisa dilakukan melalui pemilihan warna, detail bordir, permainan tekstur, atau penambahan ornamen yang mengikuti selera generasi masa kini. Namun, bentuk dasar dan ciri khas kebaya sebaiknya tetap dipertahankan.

Pemilik butik kebaya funky ini mencontohkan salah satu rancangannya yang terinspirasi dari kebaya encim, salah satu jenis kebaya yang berkembang dari komunitas Peranakan Tionghoa di Indonesia. Kebaya ini dikenal dengan penggunaan material renda, dominasi warna putih, serta siluet yang cenderung panjang.

"Kebaya encim awalnya banyak menggunakan renda-renda dan identik dengan warna putih. Saya mempertahankan material rendanya, tetapi bunga-bunganya saya ganti menjadi aplikasi yang lebih modern supaya tampilannya tidak terlalu tradisional," jelasnya.

Tak hanya itu, Lenny juga mengubah proporsi kebaya encim menjadi lebih pendek atau cropped. Meski siluetnya dibuat lebih modern, inspirasi dari bentuk kebaya aslinya tetap terlihat jelas.

Eksplorasi lain yang ia lakukan adalah menambahkan detail pita menyerupai garis pada pakaian olahraga. Sentuhan sporty tersebut menjadi elemen baru yang jarang ditemukan pada kebaya tradisional, tetapi tetap menyatu dengan keseluruhan desain.

"Saya pernah menambahkan detail seperti pita bergaya sporty. Meski ada sentuhan modern, orang tetap bisa melihat bahwa ini adalah kebaya," katanya.

Bagi Lenny, inovasi dalam kebaya justru menjadi bukti bahwa busana tradisional ini terus hidup dan berkembang mengikuti zamannya. Namun, inovasi tersebut perlu dilakukan dengan memahami sejarah setiap jenis kebaya agar perubahan yang dibuat tetap menghormati akar budayanya.

"Kebaya boleh mengikuti perkembangan zaman, tetapi identitasnya jangan hilang. Selama bentuk dasarnya masih dikenali dan nilai kebayanya tetap ada, inovasi justru membuat kebaya semakin relevan bagi generasi sekarang," tutupnya.

Pilihan Editor: Hari Kebaya Nasional, Putri Marino: Semoga Kelak Anakku Masih Lihat Perempuan Berkebaya

ECKA PRAMITA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |