Erick Thohir Dukung Infantino soal Pembentukan FIFA Forward Enterprise

7 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - Ketua PSSI, Erick Thohir, menyatakan dukungannya terhadap rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE). Menurut Erick, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya FIFA untuk memperkuat pengembangan sepak bola dunia, termasuk membantu negara-negara yang masih membangun ekosistem sepak bolanya.

Erick menilai kehadiran FIFA selama beberapa tahun terakhir telah memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Karena itu, PSSI memandang pembentukan FFE sebagai inisiatif yang layak didukung.

"Konteksnya harus kita lihat secara utuh. Prestasi dan kebangkitan sepak bola kita hari ini tidak lepas dari kehadiran masyarakat, pemerintah, dan tentunya FIFA yang selalu mendampingi kita," ujar Erick Thohir.

Erick juga menyampaikan apresiasi kepada FIFA atas komitmennya dalam membantu perkembangan sepak bola Indonesia.

Menurutnya, hubungan yang terjalin antara PSSI dan FIFA harus terus diperkuat agar berbagai program pengembangan dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Kita harus berterima kasih, terutama kepada FIFA," kata Erick.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

PSSI Ingin Indonesia Tak Hanya Jadi Pasar

Erick menegaskan bahwa Indonesia memiliki basis pencinta sepak bola yang sangat besar. Karena itu, ia berharap FIFA tidak hanya melihat Indonesia sebagai pasar, tetapi juga sebagai negara yang layak mendapatkan investasi untuk pengembangan sepak bola.

"Kita sampaikan kepada FIFA bahwa kita butuh dibantu. Secara jumlah penggemar, kita bahkan lebih besar dari Brasil. Interaksi di media sosial klub-klub top Eropa membuktikan bahwa followers dari Indonesia selalu mendominasi. Artinya, kita jangan hanya mau dijadikan market," tegas Erick.

Ia menambahkan, kehadiran kantor regional FIFA di Jakarta menjadi bukti keseriusan badan sepak bola dunia tersebut dalam mendukung kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

"Karena itu kita meminta FIFA hadir di sini. Kini terbukti, mereka telah berinvestasi dengan mendirikan kantor di Jakarta dan berkontribusi langsung dengan anggaran satu hingga dua juta dolar per tahun untuk kawasan Oseania dan Asia Tenggara. Mereka serius di sini," lanjutnya.

Dinilai Sejalan dengan Transformasi Sepak Bola Indonesia

Erick menilai pembentukan FIFA Forward Enterprise sejalan dengan agenda transformasi sepak bola Indonesia yang membutuhkan dukungan investasi, mulai dari pembangunan infrastruktur, pembinaan pemain usia muda, hingga pengembangan tim nasional.

"Saya merasakan hal yang sangat positif selama FIFA hadir di sini. Oleh karena itu, dukungan terhadap inisiatif seperti FFE adalah bentuk apresiasi dan keyakinan kita bahwa program ini akan membawa manfaat langsung bagi negara-negara yang sedang membangun sepak bolanya seperti Indonesia," ujar Erick.

FFE merupakan anak perusahaan baru yang sepenuhnya dimiliki dan dikendalikan FIFA. Nantinya, entitas tersebut akan mengelola seluruh kegiatan komersial serta penyelenggaraan berbagai ajang yang berada di bawah naungan FIFA.

Dalam proposal yang diajukan kepada asosiasi anggota, FIFA juga menawarkan dukungan pendanaan hingga 40 juta dolar AS (sekitar Rp722 miliar) bagi masing-masing dari 211 federasi anggota yang menyetujui penjualan hak komersial sebelum 19 September 2026.

Dana tersebut terdiri atas bantuan satu kali melalui program FIFA Fast Forward sebesar 20 juta dolar AS dan tambahan 20 juta dolar AS melalui program FIFA Forward untuk periode 2027-2030.  

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |