CANTIKA.COM, Jakarta - Cinta kadang datang dari arah yang tak terduga bahkan dari seseorang yang sebelumnya nyaris tak pernah kita ajak bicara. Begitu pula dengan kisah hubungan Syifa Hadju dan El Rumi menjadi contoh bagaimana waktu, kedewasaan, dan keberanian membuka hati bisa mengubah segalanya.
Melansir laman YouTube Bicara Hati Sara Wijayanti, Syifa mengatakan sebelum benar-benar dekat, ia dan El sebenarnya sudah lama berada dalam lingkar pertemanan yang sama. "Mereka aku sering berada di momen yang sama, tapi nyaris enggak pernah berinteraksi langsung. Aku malah justru lebih akrab dengan orang-orang di sekitar El dibandingkan dengan El sendiri," ucap Syifa dalam siniar bersama Sara yang diunggah 13 April 2026.
Situasi ini membuat Syifa sama sekali tidak memiliki ekspektasi apa pun. Bahkan saat El Rumi mulai mendekatinya, ia sempat mengira itu hanya sikap ramah biasa mengingat kepribadian El yang memang dikenal friendly.
Dari Obrolan Ringan Jadi Nyambung
Segalanya mulai berubah ketika mereka akhirnya benar-benar berbincang. Awalnya sederhana: hanya teman ngobrol. Namun dari percakapan-percakapan itu, Syifa mulai melihat sisi lain dari El yang sebelumnya tidak ia sadari. "Apalagi kan saat itu aku baru aja putus, beberapa bulan malah jadi memang belum kepikiran. Malah sempat di masa itu aku mikir apa aku enggak menikah aja ya," ungkap pemeran dalam film Sejuta Sayang Untuknya ini
Yang paling mengejutkan bagi Syifa adalah kedewasaan El. Di tengah stigma bahwa laki-laki seusia mereka cenderung lebih santai, El justru menunjukkan cara berpikir yang matang. Dari situlah muncul perspektif baru bahwa orang yang selama ini terlihat “biasa saja” ternyata menyimpan kedalaman karakter.
El Rumi dan Syifa Hadju di momen lamaran. Foto: Instagram/syifahadju
Datang di Waktu yang Tidak Mudah
Kedekatan ini terjadi di masa yang cukup rapuh bagi Syifa. Ia baru saja melewati fase patah hati dan bahkan sempat merasa pasrah soal cinta. Fokusnya saat itu lebih ke diri sendiri, berkarya, dan memulihkan perasaan.
Namun, kehadiran El terasa berbeda. Tanpa tekanan, tanpa ekspektasi besar, hubungan itu berjalan ringan. Justru karena tidak dipaksakan, semuanya berkembang secara natural.
Seiring waktu, hubungan mereka semakin serius. Syifa tidak hanya mengandalkan perasaan, tetapi juga melibatkan orang-orang terdekat keluarga dan sahabat untuk mendapatkan perspektif. Respons yang ia terima pun positif, memperkuat keyakinannya.
Tak hanya itu, ia juga menyeimbangkan keputusan dengan nilai spiritual, menyerahkan prosesnya pada keyakinan dan doa. Hingga akhirnya, tanpa terasa, keputusan besar itu datang bahwa mereka ingin melangkah ke jenjang pernikahan, bahkan sebelum satu tahun bersama.
Cinta yang Tumbuh Tanpa Rencana
Kisah ini menunjukkan bahwa cinta tidak selalu dimulai dengan keyakinan. Kadang justru dimulai dari keraguan, luka, bahkan ketidaksiapan. Namun ketika dijalani dengan jujur dan terbuka, hubungan bisa tumbuh menjadi sesuatu yang jauh lebih dalam.
Bagi Syifa Hadju, perjalanan ini bukan tentang menemukan sosok yang sempurna, tetapi tentang menemukan seseorang yang tepat di waktu yang mungkin tidak direncanakan, tapi terasa paling pas untuk dijalani.
ECKA PRAMITA | YOUTUBE SARA WIJAYANTO
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.











































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4908650/original/070505300_1722696593-20240803BL_Perebutan_Peringkat_Ketiga_Piala_Presiden_2024_3.JPG)




