CANTIKA.COM, Jakarta - Ada satu lagi istilah dalam tren kencan, yaitu solo polyamory. Tren kencan baru ini menantang gagasan tentang cinta dan komitmen dalam hubungan tradisional. Seperti namanya, dalam solo polyamory, orang-orang memiliki banyak pasangan romantis pada saat yang sama, tetapi mereka menahan diri untuk tidak berkomitmen kepada salah satu dari mereka. Dan tampaknya hal ini menjadi tren di sejumlah orang.
Secara tradisional, cinta tanpa syarat, komitmen, dan pernikahan merupakan bagian integral dari hubungan romantis. Namun, banyak orang saat ini memilih untuk tidak berkomitmen dan menikah, dan sebaliknya berfokus pada kebebasan pribadi dan cinta diri. Hal ini telah menyebabkan banyak individu tersebut memilih untuk memiliki banyak pasangan untuk memenuhi kebutuhan emosional mereka untuk terhubung, tanpa memberi label apa pun pada hubungan mereka.
Solo polyamory sering dipilih oleh orang-orang yang takut berkomitmen, mereka yang tidak mencari sesuatu yang serius, atau mereka yang tidak percaya pada lembaga pernikahan. Dan meskipun orang-orang dalam solo polyamory mungkin memiliki banyak pasangan, mereka tidak berkomitmen pada salah satu dari mereka. Bagi orang lain, mereka mungkin sering tampak lajang karena mereka menahan diri untuk tidak menjalin hubungan konvensional, namun orang-orang dalam solo polyamory menjalani hubungan dengan cara mereka sendiri.
Sebuah survei oleh aplikasi kencan Bumble pada tahun 2022 menyimpulkan bahwa 61 persen peserta India terbuka untuk menjalani hubungan poligami. Menariknya, tidak hanya para lajang yang menjalani gaya hidup ini, tetapi orang-orang yang sudah menikah juga mempraktikkan poliamori, sehingga memiliki banyak hubungan di luar pernikahan mereka.
Orang-orang yang mempraktikkan solo polyamory umumnya berjiwa mandiri. Alih-alih bergantung pada satu orang untuk semua kebutuhan mereka, mereka lebih suka mandiri dan menjalani hidup dengan cara mereka sendiri. Namun, dalam jangka panjang orang-orang dalam hubungan seperti itu mungkin menghadapi kesepian dan kurangnya hubungan emosional yang mendalam sehingga dapat memengaruhi kesejahteraan mental mereka.
Pilihan Editor: Apa Itu Slow Dating? Tren Hubungan Asmara ala Generasi Z
TIMES OF INDIA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika