Apa fungsi true tone pada iPhone, benarkah baik untuk mata?

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pengguna iPhone mungkin sudah tidak asing dengan fitur True Tone yang terdapat pada pengaturan layar. Fitur ini biasanya langsung aktif secara default pada perangkat yang mendukungnya, tetapi masih banyak yang belum mengetahui sebenarnya apa fungsi True Tone dan apakah fitur tersebut memang baik untuk kesehatan mata.

Secara sederhana, True Tone merupakan fitur yang membuat tampilan layar iPhone menyesuaikan kondisi pencahayaan di sekitar pengguna. Apple menjelaskan, teknologi ini menggunakan sensor untuk menyesuaikan warna dan intensitas layar berdasarkan cahaya lingkungan, sehingga tampilan gambar terlihat lebih natural.

Cara kerja True Tone pada iPhone

Ketika True Tone aktif, iPhone akan membaca kondisi cahaya di sekitar menggunakan sensor cahaya. Setelah itu, sistem akan menyesuaikan warna dan intensitas layar.

Sebagai contoh, ketika berada di dalam ruangan dengan pencahayaan yang cenderung kekuningan, layar iPhone dapat terlihat sedikit lebih hangat. Sebaliknya, ketika digunakan di lingkungan dengan pencahayaan yang lebih putih atau kebiruan, tampilan layar dapat menyesuaikan agar terlihat lebih alami.

Tujuannya bukan membuat layar menjadi lebih terang atau lebih redup secara otomatis, melainkan membuat karakter warna layar lebih sesuai dengan lingkungan sekitar.

Hal ini berbeda dengan Night Shift. Fitur Night Shift memang dirancang untuk menggeser warna layar ke spektrum yang lebih hangat, terutama pada malam hari. Apple menyebut tampilan yang lebih hangat tersebut dapat membuat layar lebih nyaman dilihat oleh mata.

Baca juga: iPhone 18 Pro sudah resmi rilis, kapan bisa dibeli di Indonesia?

Benarkah True Tone baik untuk mata?

Jawabannya, True Tone bisa membuat pengalaman melihat layar terasa lebih nyaman bagi sebagian orang, tetapi bukan berarti fitur ini secara langsung melindungi mata dari kerusakan.

Penyesuaian warna dan intensitas layar terhadap cahaya sekitar dapat membantu layar terlihat lebih natural sehingga perbedaan antara layar dan lingkungan tidak terlalu mencolok. Namun, True Tone bukan fitur medis dan tidak dapat mencegah gangguan mata akibat penggunaan perangkat digital dalam waktu lama.

American Academy of Ophthalmology melalui EyeWiki menjelaskan bahwa penggunaan perangkat digital dalam waktu lama dapat berkaitan dengan digital eye strain atau kelelahan mata. Keluhan yang dapat muncul antara lain mata terasa lelah, kering, tidak nyaman, hingga sakit kepala. Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya frekuensi berkedip ketika seseorang terlalu lama menatap layar.

Artinya, menyalakan True Tone saja tidak cukup jika seseorang menggunakan iPhone berjam-jam tanpa jeda.

Hal lain yang sering membuat pengguna keliru adalah menganggap True Tone sama dengan fitur pengurangan cahaya biru. Padahal, keduanya memiliki fungsi berbeda.

True Tone berfokus pada penyesuaian warna dan intensitas layar berdasarkan kondisi cahaya sekitar. Sementara itu, Night Shift mengubah tampilan warna layar menjadi lebih hangat, terutama untuk penggunaan pada malam hari.

Karena itu, jika tujuan utamanya adalah membuat layar lebih nyaman digunakan pada malam hari, pengguna dapat mempertimbangkan Night Shift. Pengaturan ini juga dapat dijadwalkan agar aktif secara otomatis pada waktu tertentu.

Mana yang lebih baik, True Tone dinyalakan atau dimatikan?

Tidak ada aturan bahwa True Tone harus selalu dinyalakan atau dimatikan. Pengaturannya bisa disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing pengguna.

Jika warna layar yang berubah mengikuti kondisi ruangan terasa lebih nyaman, True Tone dapat dibiarkan aktif. Fitur ini juga berguna bagi pengguna yang sering berpindah antara ruangan dengan kondisi pencahayaan berbeda.

Namun, bagi orang yang membutuhkan warna layar yang konsisten, misalnya ketika mengedit foto atau video, True Tone mungkin perlu dimatikan sementara karena warna tampilan dapat berubah mengikuti kondisi cahaya sekitar.

Yang tidak kalah penting, pengguna sebaiknya menghindari kebiasaan menatap layar dengan tingkat kecerahan sangat tinggi di ruangan yang gelap. Penggunaan ponsel dalam kondisi minim cahaya juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada mata. American Academy of Ophthalmology mencatat bahwa penggunaan smartphone dalam kondisi sangat gelap dapat menyebabkan gangguan penglihatan sementara pada kondisi tertentu.

Jadi, True Tone memang dapat membantu membuat tampilan iPhone terasa lebih natural dan nyaman, tetapi bukan berarti fitur tersebut merupakan pelindung mata. Kebiasaan menggunakan layar dengan pencahayaan yang sesuai, memberikan jeda secara berkala, dan tidak menatap layar terlalu lama tetap menjadi hal yang lebih penting untuk menjaga kenyamanan mata.

Baca juga: iPhone 18 Pro dan Pro Max resmi rilis, ini harga dan spesifikasinya

Baca juga: Harga sejumlah model iPhone naik setelah peluncuran iPhone 18

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |