8000hoki Platform situs Slot Gacor Cambodia Terbaik Gampang Menang Non Stop
hoki kilat List Platform website Slots Maxwin Online Pasti Lancar Scatter Full Non Stop
1000 hoki Situs server Slot Maxwin China Terbaru Sering Scatter Non Stop
5000hoki.com Data Situs server Slot Maxwin Malaysia Terpercaya Sering Scatter Setiap Hari
7000hoki.com Data Daftar server Slots Maxwin Cambodia Terbaru Sering Lancar Win Setiap Hari
9000 Hoki Online Daftar server Slots Maxwin Philippines Terkini Pasti Lancar Win Setiap Hari
List Akun game Slot Maxwin Singapore Terpercaya Mudah Lancar Scatter Full Online
Idagent138 login Slot Anti Rungkat Terbaik
Luckygaming138 Slot Gacor Online
Adugaming Akun Slot
kiss69 Daftar Slot Terpercaya
Agent188 Daftar Slot
Moto128 login Id Slot Maxwin Terbaik
Betplay138 Daftar Akun Slot Online
Letsbet77 login Akun Slot Anti Rungkad Terbaik
Portbet88 login Akun Slot Anti Rungkat Terbaik
Jfgaming Daftar Akun Slot Online
MasterGaming138 Id Slot Game Online
Adagaming168 Slot Anti Rungkad Online
Kingbet189 Akun Slot Anti Rungkad Terbaik
Summer138 Akun Slot Gacor Terpercaya
Evorabid77 Id Slot Gacor Terpercaya
TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan peningkatan signifikan aktivitas vulkanik Gunung Gede. Dalam enam jam terakhir, tercatat 21 kali gempa vulkanik dalam (VA), jauh di atas rata-rata harian bulan sebelumnya. PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi letusan freatik dan hembusan gas beracun.
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Wafid mengatakan lonjakan aktivitas kegempaan ini cukup signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya. “Pada 1 April 2024, antara pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, terjadi 21 kali gempa vulkanik dalam. Sebagai perbandingan, rata-rata harian selama Maret 2024 hanya 0-1 kejadian,” ujar Wafid dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu, 2 April 2025.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Menurutnya, peningkatan aktivitas ini menunjukkan adanya tekanan yang meningkat di dalam tubuh Gunung Gede. Jika tekanan terus bertambah, potensi letusan freatik dan pelepasan gas beracun bisa terjadi.
Meski demikian, PVMBG belum menaikkan status Gunung Gede dari Level I (Normal). Berdasarkan pemantauan visual dan instrumental hingga 1 April 2024 pukul 10.00 WIB, aktivitas vulkanik masih dalam kategori normal. “Kami mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan untuk tidak mendekati atau bermalam dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon,” kata Wafid.
Gunung Gede, yang memiliki ketinggian 2.958 mdpl, secara administratif berada di wilayah Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Bogor, Jawa Barat. Pemantauan dilakukan dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Gede di Desa Ciloto, Kecamatan Pacet, Cianjur.
Gunung Gede terakhir meletus pada 1957 melalui Kawah Ratu, dengan kolom letusan mencapai 3.000 meter di atas puncak. Saat ini, aktivitas hembusan terpantau dari Kawah Wadon, dengan ketinggian asap berkisar 50-100 meter selama Maret 2024.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi PVMBG di Bandung melalui nomor (022) 7272606 atau Pos Pengamatan Gunungapi Gede di 0812-2431-4051.