CNN Indonesia
Sabtu, 30 Agu 2025 08:21 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Tiga orang tewas imbas kantor DPRD Makassar, Sulawesi Selatan, terbakar saat demonstrasi memprotes DPR RI pecah pada Jumat (29/8) malam.
Konfirmasi korban ini dilaporkan oleh Kepala Bappeda Kota Makassar, Dahyal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya ada tiga orang. Satu Satpol PP dan Kasi Kesra Ujung Tanah" ujar Dahyal.
"Satu mayat terjebak, perempuan atas nama Sarina, staf pendamping anggota dewan Andi Tendri Uji," imbuhnya.
Lebih rinci, mereka yakni Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, Syaiful; anggota satpol PP yang belum diketahui identitasnya, dan staf pendamping anggota DPRD Andi Tendra Uji, Sarina.
Syaiful berada di gedung DPRD Makassar untuk menggantikan posisi Camat Ujung Tanah, Amanda Syahwaldi, dalam rapat paripurna.
Saat gedung terbakar, rapat paripurna tengah berlangsung. Pertemuan ini juga dihadiri jajaran pemerintah Kota Makassar termasuk Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan wakilnya, Aliyah Ilham.
Ketika muncul kerusuhan, seluruh anggota dewan dan pimpinan pemerintah kota Makassar bergegas dievakuasi melalui jalur aman.
"Pak Wali dan Bu Wakil Wali, Pak Sekda dievakuasi lewat belakang dengan motor. Alhamdulillah kami semua selamat, cuma kantor dan mobil yang dirusak," kata Wakil Ketua 2 DPRD Makassar Anwar Faruq pada Sabtu (30/8) dini hari.
Hingga pukul 02.30 WITA, personel Damkar Kota Makassar masih terus melakukan pemadaman dan pemeriksaan apakah masih ada korban dalam kejadian itu.
Demo di Makassar merupakan aksi solidaritas atas kematian pengemudi ojek online Affan Kurniawan. Ia tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis malam di Pejompongan, Jakarta.
Ketika itu, demo di kawasan Pejompongan memanas. Mendiang Affan menyeberang jalan untuk mengantar makanan yang dipesan pelanggan. Dalam video yang beredar, ia ditabrak dan dilindas rantis Brimob.
Dalam beberapa hari terakhir, warga dari berbagai elemen berdemo di sekitar gedung DPR/MPR. Massa aksi mengkritik keras kebijakan DPR, salah satunya tunjangan rumah bagi anggota parlemen.
(isa/rds)