15 Jam Berunding Belum Deal, AS-Iran Lanjut Negosiasi Hari Kedua

9 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, memasuki hari kedua pada Minggu (12/4) pagi.

Kedua negara belum kunjung mencapai mufakat setelah 15 jam berunding secara langsung, yang menandai pertemuan tatap muka pertama sejak revolusi Islam 1979.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gedung Putih menyatakan pembicaraan AS-Iran berlanjut hingga lebih dari tengah malam sejak Sabtu (11/4).

Media Iran mengabarkan kedua pihak sepakat beristirahat sejenak sebelum subuh, sebelum melanjutkan kembali pembicaraan pada Minggu pagi.

Seorang pejabat Pakistan mengatakan kepada AFP bahwa pembicaraan kedua negara berjalan positif, dengan suasana yang terbangun positif pula.

"Saya dapat mengatakan bahwa diskusi berjalan positif dan suasana secara keseluruhan ramah," ujarnya.

Pakistan telah menjadi mediator perundingan damai antara AS dan Iran sejak kedua negara setuju gencatan senjata pada 8 April.

Berbeda dengan pembicaraan sebelum-sebelumnya, para pejabat Iran dan AS bertemu langsung, tidak melalui mediator yang bolak-balik antar ruangan.

Pada Februari lalu, Iran dan AS bernegosiasi soal program nuklir Teheran melalui pihak ketiga. Saat itu, negosiasi dipimpin oleh utusan khusus Presiden AS Donald Trump Steve Witkoff dan menantu Trump Jared Kushner.

Namun, belum juga kesepakatan tercapai, AS dan Israel menyerang Iran hingga meletuskan perang di Timur Tengah.

Dalam negosiasi kali ini, Iran telah meminta delegasi AS dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance. Kushner dan Witkoff masih tetap terlibat di bawah pimpinan Vance.

Sementara itu, delegasi Iran dipimpin oleh ketua parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu mengatakan bahwa negosiasi saat ini telah berjalan sesuai rencana. Namun, ia mengaku tak peduli dengan hasilnya karena baginya AS sudah menang atas Iran.

"Apakah kita mencapai kesepakatan atau tidak, itu tidak berpengaruh bagi saya. Alasannya adalah karena kami sudah menang," kata Trump.

(blq/end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |