8000hoki List Situs server Slots Gacor Malaysia Terkini Pasti Jackpot Terus
hoki kilat online Top Login server Slots Gacor Terkini Mudah Scatter Full Non Stop
1000hoki Data Situs web Slots Maxwin Vietnam Terbaru Mudah Lancar Scatter Full Online
5000hoki List Akun website Slots Gacor Thailand Terpercaya Sering Lancar Win Full Terus
7000hoki List Login server Slots Maxwin Malaysia Terbaru Mudah Win Online
9000 hoki Login situs Slots Maxwin Indonesia Terpercaya Pasti Win Banyak
Alternatif Situs Slots Maxwin Philippines Terkini Pasti Lancar Jackpot Full Setiap Hari
Idagent138 Slot
Luckygaming138 login Akun Slot Anti Rungkat Terpercaya
Adugaming Akun Slot Gacor Terbaik
kiss69 Slot Gacor
Agent188 Slot Online
Moto128 Daftar Akun Slot Anti Rungkad
Betplay138 Daftar Slot Anti Rungkad Terpercaya
Letsbet77 login Slot Anti Rungkad Terpercaya
Portbet88 Daftar Slot Gacor
Jfgaming login Slot Anti Rungkat
MasterGaming138 Daftar Id Slot Maxwin Terbaik
Adagaming168 Daftar Slot Gacor Online
Kingbet189 Daftar Id Slot Anti Rungkad Terbaik
Summer138 login Akun Slot Anti Rungkad Online
Evorabid77 Daftar Slot Maxwin Terbaik
TEMPO.CO, Jakarta - Dua Astronaut NASA, Sunita 'Suni' Williams dan Barry 'Butch' Wilmore, yang 'terdampar' di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) selama sembilan bulan telah akhirnya kembali ke Bumi. Kapsul Crew Dragon milik SpaceX yang mereka tumpangi jatuh di perairan lepas pantai Tallahassee, Florida, Amerika Serikat, pada Selasa, 18 Maret 2025, pukul 17.57 ET, atau Rabu pagi WIB.
Suni dan Butch kembali bersama dua kru SpaceX Crew-9, Astronaut NASA Nick Hague dan Kosmonaut Roscosmos Aleksandr Gorbunov. Dua yang terakhir menjalani misi di ISS sejak September lalu.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Kami sangat gembira Suni, Butch, Nick, dan Aleksandr kembali ke rumah setelah misi mereka selama berbulan-bulan untuk melakukan sains penting, demonstrasi teknologi, dan pemeliharaan di ISS,” kata Administrator NASA Janet Petro dalam keterangannya dalam situs NASA.
Suni dan Butch berada di ISS sejak Juni 2024. Mereka datang dalam misi terbang berawak pertama pesawat antariksa Starliner milik Boeing. Kebocoran gas yang sempat terdeteksi dan problem dalam sistem roket pendorong Staliner membuat keduanya bertahan di ISS dari seharusnya hanya sekitar sepuluh hari.
NASA tak mengizinkan keduanya pulang kembali menumpang Starliner karena dianggap berisiko. Sejak saat itu Suni dan Butch menjadi bagian dari Ekspedisi 71/72 ISS sambil menunggu misi berikutnya ke ISS. Sebagai catatan, penjemputan Suni dan Butch membutuhkan rekayasa atas ruang kabin kapsul Dragon SpaceX--karena harus memuat jumlah astronaut lebih banyak daripada biasanya.
(dari kiri) Butch Wilmore, Aleksandr Gorbunov, Nick Hague, dan Suni Williams di dalam kapsul pesawat luar angkasa SpaceX Crew Dragon, dalam perjalanan dari ISS kembali ke bumi, Selasa 18 Maret 2025. NASA/Keegan Barber/ Handout via Reuters
Kembalinya Suni dan Butch setelah kru SpaceX Crew-10 tiba di ISS pada 16 Maret 2025. Kru itu sekaligus bergantian dengan awak Crew-9 yang bertugas di ISS, yakni Nick dan Aleksandr.
Menurut catatan NASA, Suni dan Butch menempuh jarak 121.347.491 mil selama misi di ISS. Mereka total menghabiskan 286 hari di luar angkasa, dan menyelesaikan 4.576 orbit mengelilingi Bumi. Sedangkan Nick dan Aleksandr menempuh jarak 72.553.920 mil selama misi, menghabiskan 171 hari di luar angkasa, dan menyelesaikan 2.736 orbit mengelilingi Bumi.
Kapsul pesawat luar angkasa SpaceX Crew Dragon di lepas pantai Tallahassee, Florida, Amerika Serikat, 18 Maret 2025. NASA/Keegan Barber/ Handout via Reuters
Dalam penerbangan luar angkasa ini, Nick telah mencatat 374 hari di luar angkasa selama dua misi, Suni mencatat 608 hari di luar angkasa selama tiga penerbangan, dan Butch telah mencatat 464 hari di luar angkasa selama tiga penerbangan. Sedangkan Aleksandr baru pertama kali terbang ke luar angkasa.
Janet Petro mengatakan, semua astronot yang kembali ke Bumi kemarin segera menuju ke Johnson Space Center milik NASA di Houston, Negara Bagian Texas, dan berkumpul kembali dengan keluarga masing-masing. “Melalui persiapan, kecerdikan, dan dedikasi, kami mencapai hal-hal hebat bersama-sama demi kebaikan umat manusia, mendorong batas-batas dari apa yang mungkin dari orbit bumi yang rendah hingga bulan dan Mars.” ujarnya.