Profil Friderica Widyasari Dewi yang Telah Resmi Dilantik Menjadi Ketua OJK

6 hours ago 3

Friderica Widyasari Dewi dilantik menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu, 25 Maret 2026. Selain Friderica, ada enam Anggota Dewan Komisioner (ADK) lainnya yang turut dilantik.

Enam ADK OJK itu adalah Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK; Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK; Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK.

Lalu Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK; Thomas Djiwandono sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-officio Bank Indonesia; dan Juda Agung sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-Officio Kementerian Keuangan.

Para ADK OJK diangkat berdasarkan surat Keputusan Presiden Nomor 30/P tahun 2026 tanggal 17 Maret 2026. Mereka mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung Sunarto. “Bersediakah saudara-saudara mengucapkan sumpah jabatan saudara menurut agama saudara masing-masing?” ucap Sunarto di Gedung Mahkamah Agung, Rabu, 25 Maret 2026.

Ketujuh pejabat tersebut kemudian mengucapkan sumpah jabatan mereka. “Saya bersumpah bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berkenaan dengan tugas dan kewajiban tersebut,” ucap para ADK OJK.

Lima dari tujuh ADK OJK yang dilantik hari ini terpilih usai mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat pada Rabu, 11 Maret 2026. DPR kemudian menyetujui terpilihnya lima pejabat tersebut dalam rapat paripurna yang digelar keesokan harinya. Pemilihan Anggota Dewan Komisioner baru ini dilakukan usai empat pejabat OJK mengundurkan diri pada akhir Januari lalu, pascarilis Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpilih periode 2026-2031 Friderica Widyasari Dewi ketika menghadiri Rapat Paripurna DPR Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung DPR, Jakarta, 12 Maret 2026. DPR resmi menyetujui lima Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031, dengan susunan: Friderica Widyasari Dewi (Ketua), Hernawan Bekti Sasongko (Wakil Ketua), dan Hasan Fawzi (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, serta Bursa Karbon). Tempo/Amston Probel

Profil dan Rekam Jejak Friderica Widyasari Dewi 

Sebelum ditunjuk sebagai Ketua Dewan Komisioner, Friderica menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan di lembaga yang sama. Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada ini menggantikan Mahendra Siregar sebagai ketua dan Mirza Adityaswara sebagai wakil ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menjelaskan penunjukan tersebut telah sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK.

Friderica memiliki memiliki latar belakang pendidikan di bidang ekonomi dan keuangan. Setelah lulus dari UGM, ia melanjutkan studi Master of Business Administration (MBA) di California State University of Fresno, Amerika Serikat, pada 2004. Lalu menyelesaikan studi doktoralnya di UGM pada 2019 dengan predikat cumlaude.

Rekam jejak profesional Friderica banyak diwarnai di posisi strategis di lembaga-lembaga pasar modal Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2009–2015.

Setelah itu, ia dipercaya menduduki posisi Direktur Keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 2015–2016, lalu menjadi Direktur Utama KSEI hingga 2019.

Ia juga pernah menjabat Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas pada periode 2020–2022. Sejak 2022, ia juga menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.

Selain itu, sejak 2023 ia juga mengemban tugas sebagai Koordinator Dewan Pembina Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) serta Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Ia juga menjadi anggota Komite Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Di kancah global, Friderica terlibat dalam berbagai forum internasional. Ia menjadi anggota Advisory Board The OECD International Network on Financial Education (OECD/INFE) serta Governing Council International Financial Consumer Protection Organization (FinCoNet) sejak 2022.

Sejumlah penghargaan turut mengukuhkan kiprahnya. Pada 2025, Friderica menerima Indonesia Outstanding Women Leader in Financial Services dari CNN Indonesia, BIG 40 Awards kategori Consumer Protection Governance Strategist dari Bisnis Indonesia, serta The Most Outstanding Woman 2025 dari Infobank.

Pilihan Editor: Literasi Keuangan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki, Kata OJK

TEMPO.CO | NANDITO PUTRO | M. FAIZ ZAKI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |