Polisi Akan Limpahkan Berkas Kecelakaan Kereta di Bekasi ke Jaksa

7 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menyatakan berkas perkara kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api di Stasiun Bekasi Timur akan segera dilimpahkan ke jaksa untuk proses persidangan.

Kasubditlaka Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Mariochristy P.S. Siregar mengatakan proses penyidikan peristiwa itu telah hampir selesai.

Ia mengatakan tuntutan hukum dalam peristiwa itu di bawah lima tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak lama lagi sudah, kita sudah kirimkan berkas kepada nanti untuk ke jaksa karena ini tuntutannya di bawah 5 tahun jadi nanti akan langsung dilaksanakan sidang di Pengadilan Negeri Bekasi Kota," kata Mario dalam rapat dengan Komisi V DPR RI, Kamis (21/5).

Mario menjelaskan penyidikan peristiwa itu dilakukan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota dengan pendampingan dari Korlantas Polri.

Ia mengatakan polisi telah memeriksa sejumlah saksi dalam penanganan kasus mulai dari pengemudi taksi, masinis kereta api listrik, penjaga palang pintu, hingga pihak agen tunggal pemegang merek (ATPM) kendaraan taksi tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan kronologi kecelakaan maut antara Kereta api listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) lalu.

Awalnya, KA Commuter Line 5568A (Jakarta-Cikarang) tiba pukul 20.34 WIB, lebih awal 1 menit di Stasiun Bekasi.

Lalu, Kereta 116B Sawunggalih tiba di Bekasi 20.35, terlambat 5 menit dari jadwal. Kereta api Sawunggalih berhenti di Stasiun Bekasi untuk menaikan penumpang.

"Sawunggalih diberangkatkan 20.37 dari Stasiun Bekasi. Sawunggalih melintas di Stasiun Bekasi Timur pukul 20.39. Sebuah taksi mogok di tengah rel," kata Dudy.

Saat itu, KA 5181B (Cikarang-Jakarta) melintas pukul 20.48 dan terjadi temperan dengan taksi yang mogok tersebut. Kejadian itu menimbulkan kerumunan warga yang melihat peristiwa temperan.

"Timbul kerumunan di mana warga melihat lokasi kecelakaan tersebut atau temperan tersebut," ujarnya.

KA 5568A Jakarta-Cikarang yang sudah terlambat 8 menit, kemudian melanjutkan perjalanan dan diberangkatkan pada pukul 20.45 WIB.

Lalu pada 20.49 WIB, KA 5568A sampai di Stasiun Bekasi Timur. KRL itu sudah terlambat 9 menit.

"Kereta tersebut sempat berangkat, namun terhenti atau berhenti karena adanya kerumunan di depan untuk melihat kejadian temperan tersebut," kata Dudy.

Kereta Api Argo Bromo kemudian melintasi Stasiun Bekasi pukul 20.51, lebih awal 3 menit dari jadwal dengan kecepatan 108 km/jam. Lalu tumburan dengan KA 5568A terjadi pada pukul 20.52 WIB.

"Selanjutnya, Kementerian Perhubungan menghormati proses investigasi yang saat ini masih berlangsung oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT, dan mendukung pelaksanaannya secara independen, profesional, serta transparan," kata Dudy.

(yoa/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |