Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong Kunjungi Jakarta Temui Prabowo Subianto 6 Juli 2026

10 hours ago 10
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong Kunjungi Jakarta Temui Prabowo Subianto 6 Juli 2026 Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kanan) berjalan untuk memeriksa pasukan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (6/11/2024)( ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/sgd)

PERDANA Menteri Singapura Lawrence Wong dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Jakarta untuk bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin, 6 Juli 2026. Pertemuan ini merupakan bagian dari agenda tahunan Pertemuan Tahunan Pemimpin Singapura-Indonesia atau Leaders’ Retreat.

Berdasarkan siaran pers dari Kantor Perdana Menteri Singapura pada Minggu (5/7), kedua pemimpin negara tersebut akan meninjau perkembangan proyek-proyek bilateral yang telah berjalan sejak pertemuan serupa pada Juni 2025 di Singapura. Selain evaluasi, pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki mekanisme baru guna memperkuat kolaborasi di berbagai sektor strategis yang menguntungkan kedua belah pihak.

Agenda Strategis dan Delegasi Singapura

Pertemuan di Jakarta ini menandai pertemuan kedua antara PM Lawrence Wong dan Presiden Prabowo Subianto dalam format Leaders’ Retreat. Kunjungan ini sekaligus menegaskan kedalaman hubungan diplomatik serta komitmen kedua pemerintah untuk memperluas kerja sama di tingkat regional maupun global.

Dalam kunjungan ini, PM Lawrence Wong didampingi oleh jajaran menteri senior Singapura, di antaranya:

  • Wakil Perdana Menteri dan Menteri Perdagangan dan Industri, Gan Kim Yong.
  • Menteri Koordinator Pelayanan Publik dan Menteri Pertahanan, Chan Chun Sing.
  • Menteri Luar Negeri, Vivian Balakrishnan.
  • Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga, Masagos Zulkifli.
  • Menteri Tenaga Kerja sekaligus Menteri yang bertanggung jawab atas Energi dan Sains & Teknologi, Tan See Leng.

Evaluasi Capaian Leaders’ Retreat 2025

Pertemuan tahun 2026 ini akan menjadi momentum penting untuk menindaklanjuti 19 kesepakatan strategis yang dihasilkan pada Leaders’ Retreat 2025. Berdasarkan data dari Kementerian Sekretariat Negara RI dan Istana Kepresidenan, terdapat lima Nota Kesepahaman (MoU) utama yang menjadi fokus pemantauan, yaitu:

  1. Laporan Bersama (Joint Report): Hasil dari Enam Kelompok Kerja Sama Ekonomi Bilateral.
  2. Ketahanan Pangan: Kerja sama keamanan pangan dan teknologi pertanian antara Kementerian Pertanian RI dan Kementerian Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura.
  3. Kawasan Industri Berkelanjutan: Kerja sama antara Kementerian ESDM RI dan Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura.
  4. Energi Lintas Batas: Perdagangan listrik lintas batas negara.
  5. Teknologi Hijau: Penangkapan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage).

Selain membahas isu bilateral, kedua pemimpin juga dijadwalkan bertukar pandangan mengenai perkembangan isu regional dan global terkini guna memastikan stabilitas di kawasan tetap terjaga. (Ant/H-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |