Indonesia Fun Football Legends(Hery Susetyo/MI.)
KERINDUAN pencinta sepak bola nasional akan aksi para bintang masa lalu terobati di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu malam (5/7). Sejumlah legenda sepak bola tanah air hingga selebritas berkumpul meramaikan laga bertajuk Indonesia Fun Football Legends (IFFL). Selain menjadi ajang reuni dan silaturahim, laga amal ini digelar sebagai bentuk kepedulian sosial bagi para mantan pesepak bola.
Nostalgia langsung terasa di pinggir lapangan saat duel taktikal mempertemukan dua pelatih legendaris. Tim Merah dinakhodai oleh juru taktik kawakan Jacksen F Tiago, sementara Tim Putih dipimpin oleh Aji Santoso. Pertandingan dimainkan dalam format fun game sepanjang dua kali 30 menit.
Aji Santoso mengungkapkan bahwa sebelum laga dimulai, dirinya sempat memberikan instruksi khusus kepada para pemainnya untuk bermain dengan hati-hati.
"Standar narasinya ke pemain: hati-hati main, jangan dipaksa. Kalau enggak kuat, minta ganti. Karena saya enggak mau nanti setelah acara fun ini mereka sakit atau cedera," ujar Aji Santoso sembari berseloroh mengenai rivalitas lamanya dengan Jacksen saat masih aktif bermain.
Di sisi lain, Jacksen F Tiago menanggapinya dengan santai. Baginya, papan skor bukanlah tujuan utama dari pertemuan ini. Laga ini adalah momentum langka untuk kembali merajut silaturahim antar-legenda sepak bola Indonesia.
Pertandingan berjalan menarik karena mempertemukan nama-nama besar yang pernah membawa kejayaan bagi klub maupun Timnas Indonesia. Di kubu lapangan terlihat Christian Gonzalez, Hamka Hamzah, Ismed Sofyan, Yusuf Ekodono, Danilo Fernando, Budi Sudarsono, hingga Ronald Fagundes. Kehadiran publik figur seperti Onyo Betrand Onsu dan Rifky Al Habsy semakin menambah kemeriahan di atas rumput hijau.
Meski fisik para legenda tidak seperti dulu dan tempo permainan berjalan santai, visi bermain mereka belum luntur. Kedua tim tetap memperagakan skema permainan menyerang yang atraktif. Kombinasi umpan-umpan pendek kaki ke kaki serta kerja sama antarlini yang apik beberapa kali sukses membongkar pertahanan lawan dan melahirkan peluang emas.
Aksi saling balas gol tak terhindarkan sepanjang dua babak. Tim Merah sempat memberikan perlawanan sengit, namun Tim Putih asuhan Aji Santoso tampil lebih efektif dalam menyelesaikannya peluang. Hingga peluit panjang dibunyikan, Tim Putih sukses mengunci kemenangan tipis dengan skor ketat 5-4 atas Tim Merah.
Di balik tensi permainan yang menghibur, esensi utama dari IFFL ini adalah murni untuk aksi kemanusiaan. Aji Santoso menegaskan bahwa kegiatan sosial ini sangat positif guna membantu para mantan pemain yang saat ini membutuhkan uluran tangan.
Hal senada juga diungkapkan oleh Jacksen F Tiago. Ia berharap ajang seperti ini bisa terus bergulir secara berkesinambungan di berbagai daerah, agar sejarah dan jasa para mantan pemain sepak bola Indonesia tetap dirawat dan dikenal oleh generasi muda.
"Sejarah itu perlu dikenal. Saya berharap ini menjadi langkah pertama dari sekian banyak kegiatan seperti ini, bukan cuma di Surabaya (Sidoarjo), tapi juga di daerah-daerah lain," pungkas Jacksen.
Indonesia Fun Football Legends ini semakin semarak dengan tampilnya Amanda Gonzales yang tidak lain putri Christian Gonzales. Amanda tampil membawakan dua lagu saat istirahat dan usai pertandingan hingga membuat kegiatan ini lebih hidup. (H-4)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)











