Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mewanti-wanti Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk tidak meletuskan kembali peperangan.
Araghchi berujar jika perang pecah lagi, Trump mesti siap menerima "banyak kejutan" dari Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan pelajaran yang telah dipetik dan pengetahuan yang telah kita peroleh, kembalinya perang akan menghadirkan lebih banyak kejutan," kata Araghchi dalam pernyataan di media sosial X, Rabu (20/5).
Araghchi memamerkan kehebatan angkatan bersenjata Iran yang dikonfirmasi sebagai yang pertama menembak jatuh jet tempur F-35 AS. Ia mengindikasikan Iran siap untuk menghancurkan lebih banyak lagi pesawat AS jika perang meletus kembali.
"Beberapa bulan setelah perang dimulai terhadap Iran, Kongres AS mengakui hilangnya puluhan pesawat senilai miliaran dolar. Angkatan Bersenjata kami yang perkasa (juga) dikonfirmasi sebagai yang pertama menembak jatuh F-35 yang digembar-gemborkan," tulis Araghchi.
Kantor Penelitian Kongres pekan lalu menerbitkan laporan yang menemukan bahwa sekitar 42 pesawat sayap tetap atau sayap putar, termasuk drone, hilang atau rusak dalam perang AS-Israel vs Iran.
Perang AS-Israel vs Iran memang cukup banyak menguras persenjataan Washington, terlebih karena AS mengerahkan sistem-sistem senjata canggih hanya untuk menghalau drone Iran.
Trump baru-baru ini mengatakan bahwa perang akan kembali paling cepat pekan depan jika Iran tidak segera membuat kesepakatan. Ia mengaku telah menunda rencana serangan terhadap Iran karena permintaan dari Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
(blq/rds)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
2































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485282/original/038819000_1769501489-pikojerico-175__1_.jpg.jpeg)
















