Inggris Tangkap Aktivis Greenpeace Usai Aksi di Kedubes AS

3 weeks ago 4

8000 hoki Akun web Slots Gacor Indonesia Terbaru Gampang Jackpot Terus

hoki kilat online List Login server Slots Gacor Japan Terbaru Mudah Win Full Online

1000hoki.com Login web Slots Maxwin Philippines Terkini Sering Lancar Win Non Stop

5000hoki.com ID website Slot Maxwin Indonesia Terkini Sering Lancar Menang Full Terus

7000 hoki Demo web Slots Gacor Myanmar Terpercaya Mudah Lancar Scatter Full Online

9000hoki Data Demo website Slot Gacor Vietnam Terkini Pasti Menang Non Stop

ID situs Slot Maxwin basis Thailand Terkini Sering Lancar Jackpot Non Stop

Idagent138 Daftar Akun Slot Maxwin Terpercaya

Luckygaming138 Daftar Id Slot Anti Rungkad Online

Adugaming login Slot Anti Rungkad Terbaik

kiss69 login Slot Gacor Terbaik

Agent188 login Id Slot Gacor

Moto128 Daftar Akun Slot Online

Betplay138 login Akun Slot Anti Rungkat Terpercaya

Letsbet77 Id Slot Game Online

Portbet88 login Slot

Jfgaming168 login Akun Slot Anti Rungkat

Mg138 login Slot Maxwin

Adagaming168 Daftar Akun Slot Gacor Terbaik

Kingbet189 Id Slot Anti Rungkad Online

Summer138 login Id Slot Terpercaya

Evorabid77 login Akun Slot

bancibet login Id Slot Terbaik

adagaming168 Daftar Akun Slot Game Online

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi Inggris menangkap menangkap enam aktivis Greenpeace pada Kamis, 10 April 2025. Penangkapan itu dilakukan setelah para aktivis Greenpeace itu menuangkan 300 liter pewarna merah darah ke dalam kolam di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di London sebagai bentuk protes atas penjualan senjata ke Israel untuk menyerang Gaza. 

Dilansir dari ABC News, polisi Inggris menyebut keenam orang tersebut telah ditangkap atas dugaan kerusakan kriminal dan konspirasi untuk menyebabkan kerusakan. Meski begitu, tidak ada pelanggaran atau upaya pelanggaran perimeter gedung kedutaan karena kolam tersebut dapat diakses melalui jalan setapak untuk umum. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Areeba Hamid, salah satu direktur eksekutif Greenpeace Inggris, menyebut direktur eksekutif lainnya, Will McCallum, menjadi salah seorang yang ditangkap dalam kejadian tersebut. 

Hamid menjelaskan bahwa Greenpeace mengambil tindakan ini karena senjata AS terus memicu perang yang mengakibatkan pengeboman di sekolah dan rumah sakit hingga kematian puluhan ribu warga Palestina. 

"Sebagai pemasok senjata terbesar bagi militer Israel, pemerintah AS memikul tanggung jawab besar atas kengerian yang terjadi di Gaza," ujar Hamid, dikutip dari CBS News

Adapun Greenpeace Inggris mengatakan 12 aktivisnya menumpahkan pewarna yang tidak beracun dan dapat terurai secara hayati. Pewarna itu disimpan dalam kontainer yang bertuliskan "Stop Aiming Israel". Kontainer itu dikirim ke kedutaan dengan sepeda dan trailer yang disamarkan sebagai sepeda pengantar.

Kedutaan Besar AS di London mengatakan protes tersebut telah merusak pasokan air sebanyak 1,5 juta galon atau 4,5 juta liter di properti tersebut. 

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |