Haedar Nashir: Muhammadiyah Teguhkan Komitmen Kebangsaan untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

1 day ago 3
 Muhammadiyah Teguhkan Komitmen Kebangsaan untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Ilustrasi(MI/ARDI TERISTI)

MUHAMMADIYAH kembali meneguhkan perannya dalam membangun sumber daya manusia di tanah air lewat dunia pendidikan. Hal tersebut dibuktikan saat meluncurkan Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS), Sabtu (4/7) siang di Tamantirto, Kabupaten Bantul, DIY.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir menyatakan kehadiran MSUS didasari oleh komitmen yang melampaui motif orientasi modal finansial semata. "Muhammadiyah tidak berpikir soal kapital, melainkan fokus pada tanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa yang dilandasi oleh tanggung jawab kemanusiaan untuk mendidik anak manusia agar tumbuh menjadi manusia yang utuh," ungkap dia.

Langkah strategis bukan sekadar ekspansi sekolah swasta biasa, melainkan perwujudan nyata dari tanggung jawab moral dan kebangsaan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa secara menyeluruh. Buktinya, dari 40 SD terbaik yang disampaikan pemerintah, 12 di antaranya adalah SD Muhammadiyah.

Pengembangan gedung dan fasilitas baru MSUS ini dilatarbelakangkangi oleh rekam jejak SD Muhammadiyah Sapen yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah dasar unggulan di Indonesia. Tingginya minat masyarakat untuk mendaftarkan anak-anak mereka di SD tersebut membuat daftar tunggu atau inden siswa baru menumpuk hingga bertahun-tahun ke depan. 

Keterbatasan daya tampung di lokasi Sapen terdahulu mendorong Muhammadiyah untuk melakukan perluasan yang lebih masif guna mewujudkan prinsip pendidikan untuk semua.

Melalui pengembangan kampus baru ini, MSUS mengusung pendekatan yang jauh lebih holistik dengan mengintegrasikan seluruh elemen ekosistem pendidikan, mulai dari lingkungan belajar, sarana-prasarana modern, hingga keseluruhan proses pembelajaran. 

"Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik dan keahlian teknis, melainkan juga menekankan pada penguatan akhlak, kematangan rohani, serta kepekaan sosial para siswa agar memiliki orientasi kemanusiaan yang kuat," terang dia.

Di sisi lain, komitmen kebangsaan Muhammadiyah juga dibuktikan dengan pemerataan akses pendidikan secara paralel di berbagai wilayah. Bersamaan dengan pembangunan sekolah bertaraf internasional seperti MSUS, Muhammadiyah secara simultan terus konsisten membangun universitas, sekolah, hingga rumah sakit di kawasan Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) demi menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Haedar Nashir juga tidak menampik adanya tantangan besar yang dihadapi dunia pendidikan Indonesia saat ini, termasuk posisi daya saing sumber daya manusia di tingkat regional ASEAN yang dinilai masih memerlukan akselerasi serius. 

Melalui semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan, MSUS, kata Haedar, diharapkan dapat menjadi motor penggerak demi menaikkan standar kualitas pendidikan nasional sehingga mampu bersaing secara kompetitif di tingkat regional hingga level internasional. (H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |