Jakarta, CNN Indonesia --
Negara-negara Eropa yang tercatat masih menjadi sekutu Amerika Serikat menolak pangkalan militer dan udara mereka dipakai AS dijadikan markas untuk menyerang Iran.
Spanyol yang paling pertama dan lantang menolak pangkalan dan wilayah udara mereka dijadikan tempat transit dan rute militer AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut negara-negara Eropa sekutu AS yang menolak pangkalan mereka untuk membantu perang lawan AS, dikutip dari Newsweek.
Spanyol
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez memerintahkan Menteri Pertahanan Margarita Robles untuk segera menutup wilayah udara negaranya saat AS dan Israel memerangi Iran.
Perintah itu dikeluarkan setelah Spanyol melarang AS menggunakan pangkalan militer Rota dan Moron untuk pasukan Pentagon.
"Hal ini telah dijelaskan dengan sangat jelas kepada militer dan pasukan Amerika sejak awal. Oleh karena itu, baik pangkalan-pangkalan tersebut tidak diizinkan, dan tentu saja, penggunaan wilayah udara Spanyol juga tidak diizinkan untuk tindakan apa pun yang terkait dengan perang di Iran," kata Margarita Robles.
Prancis
Pemerintah Presiden Emmanuel Macron menegaskan pada Maret menolak mengizinkan pesawat-pesawat "mengangkut persediaan militer" dan "yang menuju Israel" melewati wilayah udara Prancis.
Presiden AS Donald Trump langsung mencak-mencak dan melabel Paris sebagai sekutu yang "sangat tidak membantu" melalui platform media sosial miliknya, Truth Social.
Italia
Pemerintah di bawah perintah PM Giorgia Meloni menolak sejumlah pesawat pengebom AS mendarat di pangkalan udara Sigonella, di wilayah timur Sisilia, seperti dilaporkan media Italia, Corriere della Sera dan ANSA.
Rencana penerbangan tersebut diajukan saat pesawat sedang dalam perjalanan dan tidak diizinkan Menteri Pertahanan Guido Crosetto.
Langkah ini tidak sampai menutup wilayah udara Italia untuk semua pesawat militer AS.
"Komando Eropa AS secara rutin menerima pesawat militer AS (dan personel) yang singgah sesuai dengan perjanjian akses, pangkalan, dan penerbangan lintas wilayah dengan Sekutu dan mitra," demikian keterangan juru bicara Pentagon.
Swiss
Swiss berpegang pada hukum netralitas, menolak sebagian besar permintaan AS untuk menggunakan wilayah udaranya selama perang Iran, menurut laporan kantor berita Keystone-SDA dikutip Swiss Into.
Dari 11 permohonan dari AS antara 5 hingga 23 Maret, hanya empat yang disetujui oleh Kantor Penerbangan Sipil Federal Swiss dan satu ditarik kembali, demikian laporan tersebut menyatakan.
Newsweek telah menghubungi Kantor Penerbangan Sipil Federal untuk informasi lebih lanjut.
(bac)
Add
as a preferred source on Google

13 hours ago
2


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4908650/original/070505300_1722696593-20240803BL_Perebutan_Peringkat_Ketiga_Piala_Presiden_2024_3.JPG)











