Baznas dan Universitas Gunadarma Apresiasi Layanan Kegiatan Sosial Terpadu Berstandar Klinis

4 hours ago 1
Baznas dan Universitas Gunadarma Apresiasi Layanan Kegiatan Sosial Terpadu Berstandar Klinis Ilustrasi(Dok Istimewa)

PELAKSANAAN kegiatan bakti sosial bertajuk "UPZ UG Berdampak" yang mengagendakan sunatan massal serta pemeriksaan kesehatan (medical check-up) gratis di Auditorium Kampus F6 Universitas Gunadarma (UG), Depok, dinilai sukses menghadirkan standar layanan klinis yang aman dan profesional bagi masyarakat. Keberhasilan program kemanusiaan ini bertumpu pada sinergi strategis antara Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UG selaku pengelola pendanaan filantropi dengan tim medis dari Fakultas Kedokteran UG sebagai eksekutor teknis di lapangan.

Ketua Panitia sekaligus Direktur Pelaksana Harian UPZ UG, Mega Oktaviany, Ph.D., menjelaskan bahwa keterlibatan aktif dari jajaran Fakultas Kedokteran internal merupakan bentuk komitmen konkret dalam menjaga kualitas serta akuntabilitas penyaluran dana umat. Hubungan timbal balik ini dinilai mampu mengonversi dana zakat, infak, dan sedekah menjadi fasilitas pelayanan kesehatan yang optimal.

"Keberadaan Fakultas Kedokteran di dalam ekosistem Gunadarma memungkinkan kami merancang program filantropi yang tidak sekadar memberi bantuan, tetapi menjamin standar keselamatan medisnya. Sinergi ini memastikan dana zakat disalurkan menjadi layanan kesehatan paripurna yang dieksekusi langsung oleh tenaga ahli yang bersertifikasi," kata Mega melalui keterangannya, Minggu (5/7/2026).

Langkah taktis yang memadukan manajemen filantropi dengan keahlian medis internal tersebut menuai apresiasi tinggi dari Rektor Universitas Gunadarma, Prof. Dr. E.S. Margianti, SE., MM., yang hadir langsung meninjau jalannya acara. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas unit kerja ini menjadi bukti nyata kemampuan universitas dalam mentransformasikan teori keilmuan akademis menjadi aksi sosial yang berdampak luas bagi ekosistem masyarakat sekitar.

"Kolaborasi lintas unit antara UPZ dan Kedokteran ini membuktikan bahwa kampus mampu menerjemahkan keilmuan akademis menjadi aksi kemanusiaan nyata. Ini adalah wujud pengabdian masyarakat yang sangat komprehensif, di mana warga benar-benar menerima manfaat langsung dari fasilitas dan kepakaran yang dimiliki universitas," ungkap Prof. Margianti.

Dukungan dan pujian senada juga datang dari pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Pihak otoritas zakat nasional menilai model integrasi keahlian yang diinisiasi oleh Universitas Gunadarma sangat layak untuk dijadikan sebagai percontohan atau benchmark bagi tata kelola unit pengumpul zakat di lingkungan perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

"Sinergi yang melibatkan tenaga medis internal kampus ini sangat patut dicontoh. UPZ Gunadarma berhasil membuktikan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah bisa terintegrasi langsung dengan keahlian institusinya, sehingga memberikan kepastian mutu dan higienitas layanan bagi masyarakat luas," tegas perwakilan Pimpinan BAZNAS RI.

Melalui skema kolaborasi terpadu ini, agenda "UPZ UG Berdampak 2026" dilaporkan berhasil memfasilitasi tindakan khitanan massal bagi 44 anak dari rentang usia 2 hingga 14 tahun dengan dilengkapi hiburan serta paket bingkisan. Di saat yang sama, tim medis juga memberikan pelayanan pemeriksaan screening gula darah, asam urat, dan kadar kolesterol secara cuma-cuma kepada 150 warga sekitar beserta civitas akademika universitas.(H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |