Arema FC Lanjut Cuci Gudang, Kali Ini Lepas Dalberto Luan: Sosok Terpenting di Lini Depan

13 hours ago 5

Bola.com, Malang - Arema FC sedang cuci gudang. Total 13 pemain yang resmi dilepas. Nama terbaru yang dilepas justru pemain paling berkontribusi di BRI Super League 2025/2026, yaitu Dalberto Luan.

Penyerang asal Brasil itu mencatatkan19 gol dan 8 assist. Ini statistik tertinggi yang membantu produktivitas gol tim berjuluk Singo Edan.

Namun, manajemen tidak bisa menahan sang penyerang untuk pergi. Rumor hengkanya Dalberto sebenarnya sudah berembus sejak pertengahan musim lalu. Performanya yang mengkilap berasma Singo Edan membuatnya jadi buruan banyak klub, ada Brasil, Malaysia hingga Indonesia.

Dalberto beberapa waktu lalu memberikan isyarat jika sebenarnya ingin bertahan. Lewat postingan di akun Instagramnya, dia menuliskan ingin melanjutkan catatan apik di BRI Super League 2025/2026.

“Terima kasih kepada semua yang menjadi bagian dari perjalanan ini. Kami akan melanjutkan lebih banyak lagi,” tulisnya di akhir Mei lalu.

Universitas Surakarta (UNSA) dikenal sebagai kampus yang dekat dengan dunia olahraga dan telah melahirkan banyak pemain Timnas Indonesia. Dalam perbincangan bersama legenda Timnas Indonesia Rochy Putiray dan Rektor Dr. Arya Surendra, S.Sos., S.E., M....

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tidak Buka Alasan Kepergian Dalberto

Sejak didatangkan Arema pada 2024, Dalberto selalu jadi tumpuan di lini depan. Dia mengaku berambisi memberikan trofi sekaligus jadi top skorer di kompetisi.

Selama dua musim, Dalberto menyumbangkan trofi juara Piala Presiden. Dia memang belum mendapatkan sepatu emas, tetapi bisa bersaing dalam daftar pemain tersubur di BRI Super League. Sayang, Dalberto selalu kalah dari pemain asal Brasil lainnya, David da Silva.

“Dalberto pemain yang memberi kontribusi sangat besar bagi Arema FC. Ketajamannya di depan gawang, etos kerja, serta komitmennya untuk tim menjadikannya sosok penting dalam perjalanan kami selama dua musim terakhir. Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ia tunjukkan selama membela Arema FC,” kata General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi.

Namun seperti biasa, manajemen tidak membuka alasan utama perpisahan dengan sang pemain. Jika melihat dengan kontribusi yang diberikan dua musim ini, bisa jadi ada ketidaksepakatan perihal nominal kontrak baru.

Jual Motor

Salah satu sosok yang dekat dengan Dalberto sudah memberikan sinyal jika sang pemain akan segera pergi dari Arema. Setelah kompetisi berakhir, Dalberto mengemasi semua barangnya.

“Motor yang biasa dipakai juga sudah dijualnya. Jadi, dia memang tidak akan kembali,” kata pria yang enggan disebutkan namanya.

Perlu diketahui, selama di Malang, Dalberto lebih sering menggunakan motor. Baik saat jalan-jalan maupun pergi ke tempat latihan. Padahal manajemen memberikannya fasilitas mobil. Sepertinya, Dalberto senang menggunakan motor untuk menghindari kemacetan.

Di akhir musim 2024/2025, dia pulang ke Brasil tanpa mengemasi semua barangnya, karena saat itu manajemen sudah memperpanjang kontraknya sebelum kompetisi berakhir, berbeda dengan musim ini.

Sang pemain sudah membersihkan barangnya sebelum pulang kampung. Hal yang biasa terjadi ketika pemain tidak akan bertahan di klubnya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |