Ancaman Trump: Rusia dan China Enggak Takut NATO jika Tak Ada AS

22 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump jemawa sekaligus melontarkan ancaman bahwa aliansi pertahanan NATO tak ditakuti Rusia dan China jika tak ada AS di dalamnya.

Dalam pernyataan di Truth Social pada Rabu (7/1), Trump berujar NATO berhasil membuat gentar dunia berkat partisipasi militer Washington.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rusia dan China sama sekali tak takut dengan NATO jika tak ada Amerika Serikat," kata Trump dikutip dari Anadolu Agency.

"Semuanya beruntung karena saya membangun militer kami di periode pertama saya dan terus melakukannya," lanjutnya.

Trump berkata demikian saat membanggakan keberhasilannya membuat semua negara anggota NATO membayar anggaran pertahanan. Ia berujar dahulu banyak negara-negara anggota yang menunggak padahal hanya perlu menyisihkan dua persen produk domestik bruto (PDB).

Sekarang, setelah ia kembali menjabat presiden AS, negara-negara NATO mau kembali membayar bahkan hingga 5 persen PDB.

"Dulu AS dengan bodohnya membayar tagihan mereka. Sekarang saya minta mereka bayar, dengan 5 persen GDP, dan mereka langsung bayar," ujarnya.

Menurut Trump, NATO mestinya bersyukur karena jika bukan karena AS, Rusia bakal benar-benar merebut Ukraina.

Ia pun menyinggung Norwegia yang gagal memberinya Nobel Peace Prize padahal, menurutnya, ia sudah banyak berkontribusi dalam mendamaikan konflik di seluruh dunia.

Pada kesempatan yang sama, Trump juga mempertanyakan komitmen NATO apabila Washington suatu saat membutuhkan bantuan aliansi pertahanan tersebut. Ia sangsi NATO bakal membantu AS jika AS menghadapi ancaman.

"Saya ragu NATO bakal membantu kami jika kami butuh," ucap Trump.

"Meski begitu, kami bakal selalu ada untuk NATO," tutup Trump.

(blq/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |