6 Fakta Menarik di Pekan Penutup BRI Super League 2025/2026: David da Silva Top Scorer, Borneo FC Tim Tersubur

7 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Selesai sudah persaingan BRI Super League 2025/2026 setelah semua tim peserta merampungkan 34 pertandingan, Sabtu (23/5/2026). Persib Bandung memastikan gelar juara untuk yang ketiga secara beruntun, setelah bermain 0-0 dengan Persijap Jepara di hadapan pendukung sendiri.

Borneo FC yang memberikan perlawanan sengit, harus puas sebagai runner-up meski menang telak 7-1 atas Malut United di pertandingan terakhir. Borneo FC kalah secara head to head dan merelakan trofi jatuh ke tangan Maung Bandung.

Sementara untuk tim yang terdegradasi, akhirnya menjadi milik Persis Solo. Klub legendaris asal Jawa Tengah itu menyusul Semen Padang dan PSBS Biak turun kasta musim depan.

Terdapat sejumlah fakta menarik yang terjadi setelah berakhirnya BRI Super League 2025/2026. Berikut ini sejumlah catatan yang dirangkum Bola.com:

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyiapkan konvoi Persib Bandung jelang laga pamungkas BRI Super League 2025/2026. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengatakan persiapan dilakukan bersama PT Persib Bandung Bermartabat, Polda Jabar, Koda...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

1. Gelar Juara Ketiga Beruntun Persib

Persib Bandung memastikan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Ini merupakan gelar juara ketiga secara berturut-turut yang ditorehkan Maung Bandung.

Mereka menjuarai BRI Super League atau sebelumnya bernama BRI Liga 1 musim 2023/2024, 2024/2025, dan sekarang 2025/2026.

Gelar juara kali ini sekaligus menjadi yang kesembilan bagi Persib sepanjang sejarah, dengan empat di antaranya saat masih bernama Perserikatan. Selain itu, prestasi juara tiga kali beruntun Persib ini merupakan yang pertama dalam sejarah kompetisi sepak bola profesional Indonesia.

2. Dua Tim Teratas Punya Nilai Sama

Persaingan jalur juara BRI Super League 2025/2026 berjalan sangat ketat. Persib Bandung menjadi juaranya dengan nilai 79, namun poin mereka sama dengan yang dikumpulkan Borneo FC.

Di pertandingan terakhir, Persib bermain 0-0 dengan Persijap Jepara. Sementara Borneo FC mengamuk di kandang sendiri dengan membantai Malut United 7-1.

Kedua tim sama-sama mengemas nilai 79. Meski punya nilai yang sama dengan Borneo FC di klasemen akhir, Persib berhak menjadi juara dengan keunggulan head to head atas Borneo FC.

3. Persis Solo Lengkapi Daftar Tim Degradasi

Klub legendaris Persis Solo harus turun kasta alias terdegradasi ke Pegadaian Championship musim depan. Persis Solo finis di peringkat ke-16 klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.

Persis Solo sebenarnya sukses meraih kemenangan di markas Persita Tangerang dengan skor 3-1 pada pertandingan terakhir, Sabtu (23/5/2026). Namun di tempat lain, Madura United juga mengamankan poin penuh dengan menggasak PSM Makassar 2-0.

Persis finis di peringkat ke-16 dengan nilai 34. Nilai yang sama dengan PSM Makassar. Namun demikian, Laskar Sambernyawa kalah secara head to head, dan harus rela terdegradasi bersama Semen Padang dan PSBS Biak.

Hasil buruk ini sekaligus menutup perjalanan Persis Solo yang sudah empat musim di kasta tertinggi sejak promosi pada tahun 2021/2022.

4. David da Silva Top Scorer

Selesainya BRI Super League 2025/2026 juga memunculkan nama David da Silva sebagai top scorer alias pencetak gol terbanyak musim ini. Bomber Malut United asal Brasil itu mencetak total 23 gol sepanjang musim ini.

Di posisi kedua diduduki bintang Borneo FC, Mariano Peralta. Tambahan dua gol ke gawang Malut United sore tadi, membuat pemain asal Argentina ini mengolesi 20 gol.

Top scorer musim lalu, Alex Martins dari Dewa United bersanding dengan striker Arema, Dalberto yang mengumpulkan 19 gol musim ini. Bagi David da Silva, ia mengulang pencapaian dua tahun lalu, dengan pernah menjadi top scorer Liga 1 pada musim 2023/2024 ketika ia mencetak 30 gol untuk Persib Bandung.

6. Borneo FC Jadi Tim Paling Subur

Seluruh tim telah menyelesaikan 34 pertandingan. Tim mana yang menyandang status paling produktif sepanjang musim ini? Jawabannya adalah Borneo FC.

Tim Pesut Etam harus puas duduk sebagai runner-up musim ini. Namun untuk urusan produktivitas dalam mencetak gol, mereka tidak ada duanya. Pasukan Fabio Lefundes mampu mencetak 74 gol dan hanya kebobolan 31 kali.

Borneo menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak, mengungguli Malut United di posisi kedua dengan 68 gol. Selisih gol yang dimiliki Borneo FC juga sangat baik, yakni surplus 43 gol, melewati pencapaian Persib dengan surplus 37 gol.

6. Tak Ada Tim Promosi yang Terdegradasi

Fakta menarik berikutnya adalah tidak ada tim dengan status promosi yang kembali turun kasta. Baik PSIM Yogyakarta, Bhayangkara FC, dan Persijap Jepara tidak hanya numpang lewat di BRI Super League musim ini.

PSIM berhasil finis di peringkat ke-11 dengan nilai 45. Bhayangkara FC jauh lebih baik dengan mengunci posisi kelima dengan nilai 53. Sementara Persijap Jepara berhasil melewati jurang degradasi dengan bertengger di posisi ke-13 dengan nilai 36.

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Vincentius Atmaja
  • Yus Mei Sawitri
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |