Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi masih menunggu hasil analisis dari barang bukti yang ditemukan untuk memastikan penyebab kematian selebgram Lula Lahfah.
"Saat ini penyelidik dari Polsek Kebayoran Baru dan Satreskrim Polrestro Jaksel masih mendalami sebab kematian, pemeriksaan saksi-saksi serta analisis barang bukti yang ada," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dihubungi, Minggu (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, kata Budi, dari pemeriksaan luar dipastikan tidak ditemukan ada tanda bekas penganiayaan pada tubuh Lula.
"Secara umum keterangan dokter yang meriksa luar jenazah tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan. Nanti setelah hasil uji laboratorium terhadap barang bukti dan lain-lain akan kami sampaikan ke publik," ucap dia.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menyebut pihaknya juga masih berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan penyebab Lula.
"Sudah kami komunikasikan dan hari Senin, baru ada hasil rekam medis lah jatuhnya karenakan autopsi tidak dilaksanakan," ucap dia.
Di sisi lain, disampaikan Iskandarsyah, pihaknya juga masih mengumpulkan dan menganalisa rekaman CCTV di lokasi. Ini dilakukan melihat rentang waktu kejadian sebelum Lula ditemukan meninggal dunia.
"Iya masih kita analisa CCTV terkait timeline kejadiannya. Kita lagi urutin timeline-nya," kata dia.
Sebelumnya, selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat sekitar pukul 18.44 WIB.
Perempuan itu disebut sedang dalam kondisi sakit sebelum ditemukan tak bernyawa.
Penemuan jenazah bermula dari kekhawatiran asisten rumah tangga (ART) yang tidak mendapat respons saat mengetuk pintu kamar. Petugas keamanan kemudian membuka pintu apartemen dan menemukan Lula dalam keadaan terlentang di atas kasur.
Polisi juga menemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI di lokasi kejadian. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih memastikan tidak ada tanda penganiayaan.
Lula dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1).
(dis/ugo)

3 hours ago
1

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5343503/original/009674500_1757434237-20250909AA_Timnas_Indonesia_U-23Vs_Korea_Selatan-03.JPG)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390165/original/033586000_1761235850-Persib_Bandung_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5267951/original/037003100_1751185942-souza.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385175/original/090228500_1760881526-Bali_United.jpeg)
