Siapa Ilhan Omar, Anggota Kongres AS yang Diserang di Minneapolis?

5 hours ago 4
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Kongres Amerika Serikat Ilhan Omar menjadi sasaran serangan oleh pria tak dikenal saat menggelar pertemuan publik di Minneapolis pada Selasa (27/1).

Peristiwa itu terjadi saat Omar, tokoh perempuan muslim AS keturunan Somalia, berbicara mengkritik Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) dan menyerukan pembubaran lembaga itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut rekaman video dan saksi yang melihat pria itu mengambil langkah ke podium dan menyemprotkan zat yang belum diidentifikasi

"Dia menyemprotkan sesuatu padanya," terdengar suara seorang wanita di acara diskusi publik, sementara setidaknya satu wanita mengomentari bau busuk tersebut.

"Saya butuh serbet. Kita akan melanjutkan (diskusi)," ujar Omar saat pria itu dibawa pergi.

Berikut merupakan profil lengkap anggota Kongres AS yang diserang di Minneapolis.

Kehidupan pribadi Omar

Melansir situs Britannica, Ilhan Omar lahir pada 4 Oktober 1982 di Mogadishu, Somalia, sebagai anak bungsu dari tujuh bersaudara. Ibunya meninggal saat ia berusia dua tahun, dan ia dibesarkan oleh ayah dan kakeknya.

Perang Saudara Somalia pada 1991 memaksa keluarga itu mengungsi ke Kenya, sebelum menerima suaka di AS pada 1995 dan menetap di Arlington, Virginia.

[Gambas:Video CNN]

Pada 1997, mereka pindah ke Minneapolis, di mana Omar bersekolah, membantu kakeknya sebagai penerjemah, dan menjadi warga negara AS pada 2000 saat berusia 17 tahun.

Pendidikan dan karier

Meskipun tertarik pada politik sejak remaja, perjalanan Omar menuju Kongres AS menurut memoarnya This Is What America Looks Like (2020) "berliku-liku dan menyakitkan."

Setelah lulus SMA pada 2001, ia menikah secara keagamaan, sempat kuliah akuntansi, namun beralih ke administrasi bisnis setelah melahirkan dua anak.

Ia kemudian bekerja sebagai instruktur program kesehatan dan nutrisi untuk masyarakat kurang mampu di Universitas Minnesota.

Omar kembali melanjutkan studinya di North Dakota State University dengan studi awal mengambil nutrisi, lalu lulus pada 2012 dengan gelar ilmu politik dan studi internasional.

Perjalanan karier politik

Setelah kembali ke Minneapolis pada 2012, Omar bekerja sebagai spesialis nutrisi dan mulai menjadi sukarelawan kampanye. Ia mendapat perhatian melalui kampanye Vote No Twice yang berhasil menolak undang-undang ID pemilih dan definisi pernikahan tradisional.

Omar kemudian bekerja untuk anggota Dewan Kota Minneapolis, Andrew Johnson, dan menjadi asisten kebijakan senior pada 2014.

Pada 2016, Omar mencalonkan diri ke Dewan Perwakilan Minnesota dan mengalahkan petahana 44 tahun, menjadi wanita Somalia-Amerika pertama di dewan tersebut.

Pada 2018, saat berada di tahun kedua di badan legislatif Minnesota, Omar mencalonkan diri untuk kursi Kongres AS yang ditinggalkan Keith Ellison.

Pada 2019, Omar menjadi politisi AS yang mulai mewakili distrik kongres ke-5 Minnesota. Ia menjadi pengungsi Afrika pertama di Kongres, salah satu dari dua wanita Muslim Amerika pertama, dan wanita kulit berwarna pertama yang mewakili Minnesota.

Pada 2024, ia terpilih kembali dengan mudah melawan penantang dari Partai Republik, Dalia Al-Aqidi.

(bac/bac)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |