Polisi: Pengeroyok Anggota TNI di Stasiun Depok dalam Kondisi Mabuk

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menyebut para pelaku pengeroyokan terhadap satu anggota TNI di Stasiun Depok Baru dalam kondisi mabuk saat melakukan kekerasan.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Gede Oka Utama mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku, diketahui mereka sedang dipengaruhi alkohol saat melakukan pengeroyokan.

"Dapat kami sampaikan memang para pelaku terpengaruh minuman beralkohol," ujarnya kepada wartawan, Senin (27/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Made menjelaskan para pelaku juga memang sehari-hari beraktivitas di area sekitar area Stasiun Depok Baru. Salah satu pelaku, kata dia, merupakan juru parkir di Stasiun Depok Baru.

"Kebetulan para tersangka ini adalah orang yang memang biasa sehari-hari ada di Stasiun Depok. Salah satu tersangka merupakan juru parkir," jelasnya.

Ia menyebut aksi pengeroyokan dilakukan dengan tangan kosong hingga membuat korban mengalami sejumlah luka. Atas perbuatannya, Made menyebut para pelaku terancam hukuman 5 tahun penjara.

"Untuk ancaman pasal, Pasal 262 KUHP dan atau Pasal 466 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara," tuturnya.

Sebelumnya seorang anggota TNI AD berpangkat peltu menjadi korban pengeroyokan di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat usai menegur ibu yang kasar kepada anaknya. Kejadian itu terekam video dan viral di media sosial.

"Iya. Korban TNI AD pangkat peltu," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dihubungi wartawan, Minggu (26/4).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/4), pukul 19.00 WIB, di Stasiun Depok Baru. Korban saat itu menegur seorang ibu yang tengah memukul anaknya.

Namun sikap dari anggota TNI itu tak diterima. Anggota TNI AD tersebut pun dianiaya. Made menyampaikan, berdasarkan penyelidikan dan CCTV, diduga pelaku berjumlah tiga orang.

Saat ini polisi sudah menangkap dua orang. Salah satu yang ditangkap termasuk suami ibu tersebut.

(tfq/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |