Ingin ke Tol Purwomartani, Ratusan Mobil Nyasar ke Sawah karena Maps

10 hours ago 3

Sleman, CNN Indonesia --

Ratusan pengendara kendaraan roda empat tersasar hingga blusukan ke area persawahan karena mengikuti aplikasi navigasi digital atau maps untuk menuju ke Gerbang Tol (GT) Purwomartani di Sleman, DI Yogyakarta (DIY), Selasa (24/3).

Berdasarkan pantauan mobil demi mobil terlihat menyusuri area jalan sawah Karang Kalasan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman sejak Selasa siang. Lokasi itu tepatnya di sebelah timur RSI PDHI. Jalur ini mengarah ke Jalan Cangkringan melewati kawasan pemukiman dan bawah konstruksi jalan menuju GT Purwomartani.

Dari jalan Cangkringan, pengendara masih butuh beberapa ratus meter lagi untuk sampai ke Jalan Solo sebelum mencapai akses masuk menuju GT Purwomartani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjelang sore, deretan kendaraan yang melintasi jalur sawah ini kian banyak. Warga setempat pun harus menyirami halaman depan rumahnya karena berdebu akibat dilintasi banyak mobil.

Satrio, warga Jakarta mengaku diarahkan aplikasi Maps hingga akhirnya bisa sampai ke area persawahan itu.

"Ini mau balik ke Jakarta, lewat sini pakai karena ngikut maps dan enggak ada petugas juga yang ngarahin tadi," kata Satrio saat diwawancara saat masih duduk di dalam mobilnya.

Pun demikian pengakuan pemudik lain asal Jakarta, Damar. Dia mengaku Pemudik asal Jakarta ini juga heran ketika jalan aspal habis dan berubah jadi jalanan tanah. Dia cuma mengikuti petunjuk Google Maps.

"Diarahin Maps, jadi kok tiba-tiba ke sawah, sempat ragu, tapi mau puter balik sudah enggak bisa lagi. Tujuannya memang tol, ini dari Jakarta, mudik ke Jogja mau balik ke Jakarta lagi," tuturnya.

Adapun Haryono, warga Sleman yang hendak mudik ke Surabaya, Jawa Timur mengaku diarahkan lewat area persawahan karena situasi Jalan Solo--akses masuk ke GT Purwomartani dari Jalan Nasional-- yang sudah merah alias macet.

Dia masuk ke area sawah setelah mengaktifkan Maps dari Tajem, Maguwoharjo, Depok. Lalu diarahkan melewati samping Candi Sambisari, Purwomartani, Kalasan.

"Jalan sawah ya seadanya, jalan sawah, coy. Masih tanah, belum rata semua," katanya.

Salah satu warga sekitar, Ehsan Abdurrohman, menyebut ituasi mobil-mobil masuk area sawah dan pemukiman ini sudah berlangsung sejak Minggu (22/3) kemarin. Khusus hari ini saja, kata warga Karang Kalasan itu, terhitung sudah ratusan kendaraan yang lewat depan rumahnya.

Ehsan bersama beberapa warga lain membantu mengarahkan para pengendara agar bisa menuju ke Jalan Cangkringan yang menurutnya berjarak 100-200 meter dengan tol Yogyakarta-Solo segmen Prambanan-Purwomartani.

"Puadat sekali, kalau neggak diarahin seperti ini kasihan bisa tersasar semua. Ini agak berkurang, kemarin Minggu paling parah. Kemarin (Senin) sampai ribuan, hari ini sampai sore baru ratusan," ujarnya.

Ehsan bersama warga lainnya mengaku sukarela membantu para pengendara ini dan tidak memungut biaya sepeser pun.

"Kemarin sampai malam bahkan yang lewat jalan sawah, sampai jam tujuh-an [malam]," imbuhnya.

Sebagai informasi, durasi atau jam operasional Gerbang Tol (GT) Purwomartani diperpanjang selama dua jam untuk mendukung arus balik lebaran 2026.

GT Purwomartani pada Jalan Tol Yogyakarta-Solo segmen Prambanan-Purwomartani dibuka secara fungsional sejak 16 Maret hingga 29 Maret.

Semula, jam operasional ruas dan GT ini adalah 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Namun, sejak 22 Maret kemarin jam operasionalnya diperpanjang hingga 20.00 WIB. Durasi operasional GT Purwomartani ditambah demi mengurai kepadatan arus lalu lintas ke arah Klaten atau Jawa Tengah.

Polisi menyebut arus lalu lintas yang masuk maupun keluar dari wilayah DIY telah menunjukkan tren peningkatan memasuki pekan ini. Jumlah kendaraan yang melintas fungsional Tol Yogya-Solo via GT Purwomartani nyaris menyentuh angka 1.500 per jam.

Mengacu data dari Back Office Smart Province DIY, arus lalu lintas di GT Purwomartani pada hari ini telah menyentuh angka lebih dari 1.000 kendaraan per jam sejak pukul 08.00-09.00 WIB.

Jumlah kendaraan secara stabil meningkat dan sejauh ini paling banyak pada periode pukul 13.00-14.00 WIB, yakni 1.899 kendaraan per jam. Secara kumulatif, sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 11.802 kendaraan melewati GT Purwomartani.

(kum/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |