Dua Warga Hilang Imbas Banjir Situbondo Ditemukan Meninggal Dunia

2 hours ago 1

Surabaya, CNN Indonesia --

Dua warga yang dilaporkan hilang saat banjir luapan melanda Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sejak Sabtu (7/3) lalu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban pertama bernama Tohari (44), ditemukan di pinggir aliran Sungai Lubawang, tepatnya di Dusun Petak, Desa Bloro, Kecamatan Besuki, Selasa (10/3) sore, setelah beberapa hari dinyatakan hilang akibat terseret banjir.

Sementara korban kedua, Jelani (53) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area ladang yang berjarak sekitar 10 meter dari aliran Sungai Jatibanteng, Kamis (12/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada pukul 10.43 WIB korban atas nama Jelani (53) berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area ladang yang berjarak sekitar 10 meter dari aliran Sungai Jatibanteng," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa.

Upaya pencarian, kata Made, dilakukan dengan penyisiran visual oleh tim darat di sepanjang aliran sungai serta penyisiran di permukaan laut sekitar muara menggunakan pola parallel search pattern.

"Korban ditemukan pada radial 350 derajat dengan jarak sekitar 6,8 kilometer dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju RSUD Besuki menggunakan ambulans," ucapnya.

Made menyebut, seluruh korban dalam kejadian ini telah berhasil ditemukan, yakni Tohari (44) dan Jelani (53) yang keduanya merupakan warga Kecamatan Jatibanteng, Situbondo.

"Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi pencarian dan pertolongan resmi diusulkan untuk ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan," ucapnya.

Sebelumnya, banjir luapan menerjang wilayah barat Kabupaten Situbondo sejak Sabtu (7/3) hingga Minggu (8/3) dini hari. Dalam kejadian itu dua orang warga dinyatakan hilang terseret arus.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno mengatakan, banjir tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Situbondo sejak Sabtu sore. Hal ini menyebabkan debit air meluap ke ribuan permukiman warga di enam kecamatan.

Berdasarkan data BPBD Jatim, setidaknya dua orang dilaporkan hilang terseret arus banjir di wilayah Kecamatan Jatibanteng. Yakni Tohari warga Desa Patemon dan Jaelani warga Desa Sumberanyar.

(frd/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |