BRI Super League: Jadwal Padat Jelang Tandang ke Markas Semen Padang, Pelatih PSIM Soroti Dampak Ramadan bagi Pemain

5 hours ago 2

Bola.com, Yogyakarta - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, melontarkan kritik terhadap jadwal kompetisi jelang partai tandang melawan Semen Padang pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.

PSIM baru saja menuntaskan laga kontra PSBS Biak pada Jumat (27/2/2026). Tanpa banyak waktu istirahat, Laskar Mataram sudah harus bertolak ke Padang untuk menghadapi tuan rumah di Stadion Haji Agus Salim, Rabu (4/3/2026).

Artinya, hanya ada waktu sekitar empat hari untuk pemulihan dan persiapan, termasuk perjalanan panjang menuju Sumatra Barat. Van Gastel menilai jadwal kompetisi musim ini kurang konsisten.

"Jika Anda melihat jadwal liga itu tidak konsisten. Ada jeda sembilan hari, 10 hari, tujuh hari, lalu tiba-tiba," ujar juru taktik asal Belanda tersebut.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tantangan Berat di Momen Ramadan

Menurut arsitek berusia 53 tahun itu faktor Ramadan turut memengaruhi kondisi fisik para pemain Muslim. Kondisi yang membuat seorang atlet sulit untuk menampilkan permainan terbaik.

"Saya tidak menjalankan Ramadan, tetapi jika Anda tidak makan secara teratur karena puasa, lalu harus bertanding dan berlatih itu menuntut banyak hal. Sementara Anda tidak makan. Menurut saya, bagi seorang atlet, sangat sulit untuk tampil maksimal," katanya.

"Jadi menurut saya dalam hal ini, jarak antar pertandingan terlalu singkat. Tapi di sisi lain, saya dengar Minggu ini seperti perayaan bagi orang-orang di sini, mirip Boxing Day di Liga Inggris."

"Namun jika melihat sisi fisik bagi para Muslim, itu sulit. Itulah mengapa saya bermasalah dengan jadwalnya," tegas pemegang lisensi UEFA Pro tersebut.

Tidak Ideal

Selain masa pemulihan singkat, PSIM juga harus menghadapi perjalanan menuju Padang yang tentu menguras energi. Situasi ini membikin persiapan tak bisa dilakukan secara ideal.

Hingga pekan ke-23, Laskar Mataram bercokol di posisi keenam klasemen sementara BRI Super League dengan torehan 36 poin. Hasil dari sembilan kemenangan, sembilan imbang, dan lima kali tumbang.

Pekan lalu, Franco Ramos dkk. berhasil memetik kemenangan penting saat mengandaskan tuan rumah PSBS dengan skor 4-2. Itu jadi tiga poin perdana PSIM, setelah melewati lima laga beruntun tanpa menang.

Gol Laskar Mataram tercipta melalui aksi ciamik duo legiun asing, yang sama-sama membuat brace pada pertandingan tersebut. Keduanya yakni Franco Ramos dan Ze Valente.

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Ana Dewi
  • Wiwig Prayugi
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |