6 Hari Banjir Kronjo Tangerang: Ratusan Warga Sakit, Krisis Air Bersih

3 hours ago 3

Tangerang, CNN Indonesia --

Ratusan warga di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, terserang penyakit setelah wilayah tersebut terendam banjir selama 6 hari, sejak Kamis (22/1) hingga Selasa (27/1).

Pantauan CNNIndonesia.com, satu posko kesehatan didirikan di lahan kosong yang relatif aman dari genangan. Sejumlah warga tampak mendatangi posko tersebut untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Selain itu, petugas medis juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara door to door kepada warga terdampak banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekretaris Desa Cirumpak, Ahmad Yani, mengatakan sebanyak 630 warga mengalami gangguan kesehatan dan telah mendapat penanganan dari petugas puskesmas yang bertugas di posko kesehatan.

"Berdasarkan laporan dari Posko kesehatan ada sekitar 630 yang sudah ditangani oleh puskesmas," ujar Yani.

Menurutnya, mayoritas warga mengeluhkan penyakit kulit akibat terlalu sering beraktivitas di genangan banjir.

"Sebagian besar karena kena air banjir, pada gatal-gatal," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga terdampak, Santi, mengaku mengalami nyeri pada bagian lutut akibat sering beraktivitas di genangan banjir.

"Lutut sih yang sakit, kalau turun ke dalam banjir," jelasnya.

Santi menyebut, ketersediaan obat-obatan di posko kesehatan masih terbatas. Karenanya, Santi berharap stok jenis obat di posko kesehatan dapat dilengkapi agar seluruh keluhan kesehatan warga terdampak banjir dapat tertangani.

"Udah dikasih obat pereda nyeri dua kali, tapi enggak ada yang mempan obatnya, minta salep aja buat gatal enggak ada," tegasnya.

Krisis air bersih

Warga Kronjo juga mengalami krisis air bersih. Kondisi itu memaksa sebagian warga mandi dan mencuci pakaian di saluran irigasi.

Banjir luapan Sungai Cimanceri masih menggenangi permukiman warga dengan ketinggian sekitar 50 hingga 80 sentimeter. Genangan air tersebut menyebabkan fasilitas air bersih warga tidak dapat digunakan.

Sejumlah warga, mulai dari anak-anak hingga lansia, terlihat memanfaatkan saluran irigasi Sungai Cimanceri untuk mandi dan mencuci pakaian. Mereka datang ke lokasi irigasi dengan membawa perlengkapan mandi dan mencuci masing-masing.

Debit air di saluran irigasi tersebut tampak cukup deras. Tanggul irigasi dengan lebar sekitar tiga meter mengalami kerusakan di beberapa titik, sehingga air meluap dan mengalir deras ke permukiman warga.

Salah seorang warga, Mulyadi, mengatakan krisis air bersih terjadi karena mesin pompa air di rumah warga rusak akibat terendam banjir.

"Alat-alat kaya mesin air, jet pump mati mesinnya karena kebanjiran, jadinya kita mandi di irigasi," jelasnya.

Mulyadi mengungkapkan, sejak banjir melanda wilayah tersebut warga belum menerima bantuan air bersih. Hingga hari keenam banjir, warga masih mengandalkan air irigasi untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci.

"Selama banjir mandi di sini karena di rumah enggak ada alat penyedot air semua. Bantuan air bersih belum ada, kalau makanan ada," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan segera menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Cirumpak melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja.

Pemprov umbar janji normalisasi sungai

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan anggaran sebesar Rp35 miliar untuk upaya pencegahan banjir di wilayah Tangerang Raya pada Tahun Anggaran 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk program normalisasi daerah aliran sungai (DAS) di sejumlah titik rawan banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk mengintervensi kawasan yang kerap terdampak banjir di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

"Anggarannya sekitar Rp35 miliar dari provinsi," kata Arlan saat ditemui di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.

Ia menyebutkan, bentuk intervensi yang disiapkan antara lain pengerukan sedimen lumpur dan pembangunan turap di sejumlah titik prioritas. Penentuan lokasi normalisasi akan menyesuaikan hasil survei di lapangan.

(dod/arl/dal)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |